KKP Tetapkan Perairan Liukang Tangaya Zona Merah Illegal Fishing

Rabu, 04 November 2020 - 16:18 WIB
loading...
KKP Tetapkan Perairan...
Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengedukasi para nelayan untuk menghindari Illegal Fishing. Foto: Istimewa
A A A
PANGKEP - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) , menetapkan wilayah perairan Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep sebagai zona merah rawan illegal fishing .

Kepala Seksi Pengawasan Keanekaragaman Hayati, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan KKP, Agustiawan mengatakan, wilayah perairan di Kecamatan Liukang Tangaya ini mendapat perhatian penuh pemerintah pusat, mengingat tingginya kasus destructive fishing di wilayah tersebut.

Baca Juga: Selama Sepuluh Bulan, KKP Tangkap 71 Kapal Illegal Fishing di Perairan Indonesia

"Lokasi Tangaya salah satu target kita, sebab masuk dalam zona merah rawan illegal fishing . Olehnya itu kami mendatangi langsung lokasi pulau-pulau yang kerap menjadi titik aktivitas illegal fishing ," bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan program pembinaan untuk nelayan di wilayah tersebut, agar dapat meninggalkan aktivitas penangkapan ikan dengan cara yang terlarang.

"Jadi daerah ini akan kami jadikan kawasan percontohan setelah dilakukan program berkelanjutan. Dengan harapan agar nelayan-nelayan yang ada disini bisa meninggalkan aktivitas penangkapan ikan yang dilarang itu," ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Cabang Dinas Kelautan Sulsel, Wilayah Pangkep, Mohammad Majah, tak memungkiri saat ini Sulsel sudah masuk dalam kawasan zona hitam aktivitas destructive fishing di Indonesia.

"Memang begitu marak aktivitas destructive fishing di perairan Pangkep. Selama 2019 itu ada 19 kasus penanganan yang kami tangani. Di luar dari penanganan aparat hukum," ujarnya.

Sementara untuk wilayah Sulsel secara umum, itu sudah ada ratusan kasus sejak tahun 2000 lalu hingga saat ini. Menurtunya angka itu terbilang sangat besar dibanding provinsi lain di Indonesia.

Baca Juga: Keren, ITS Ciptakan Sensor Pendeteksi Illegal Fishing dan Bencana Laut

"Sulsel sudah masuk zona hitam. Lebih 500 kasus sejak tahun 2000. Sementara di posisi kedua itu hanya puluhan kasus. Jadi memang sangat jauh intervalnya. Kasus ini tinggi di Pangkep dan Selayar," bebernya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Kapal Vietnam Lakukan...
2 Kapal Vietnam Lakukan Illegal Fishing di Laut Natuna Utara Ditangkap KKP
KRI Sultan Thaha Syaifuddin...
KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376 Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna
DPRD Seruyan: Jaga Potensi...
DPRD Seruyan: Jaga Potensi Perairan, Hindari Illegal Fishing
Lagi, TNI AL Tangkap...
Lagi, TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Duit Rp522 Triliun Setiap...
Duit Rp522 Triliun Setiap Tahun Hilang Akibat Pencurian Ikan di Laut Indonesia
Rekomendasi
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved