Sulawesi Utara Daerah Berpotensi Bencana Alam, Ini Kesiapan Mengantisipasi
Selasa, 03 November 2020 - 14:02 WIB
loading...
Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni saat menghadiri Kegiatan Apel Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Lapangan Koni Sario Manado, Selasa (3/11/2020). (Foto/Ist)
A
A
A
MANADO - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut ) termasuk daerah yang mempunyai banyak potensi bencana alam .Di antaranya banjir, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, serta erupsi gunung api.
Ini karena di Sulut ada 8 gunung api aktif yaitu Lokon, Soputan, Mahawu, Karangetang, Ambang, Awu, Ruang, dan Tangkoko.
“Ini yang perlu diantisipasi, melalui apel saat ini dapat mempersiapkan dan meningkatkan kesiapsiagaan semua unsur dalam penanggulangan bencana di daerah. Pemerintah, masyarakat relawan serta kesiapan sarana dan prasarana agar kita selalu siap dan dapat menekan resiko bencana alam di Sulut,” kata Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni saat menghadiri Kegiatan Apel Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Lapangan Koni Sario Manado, Selasa (3/11/2020). (BACA JUGA: Waspada, Pagi Ini Hampir Seluruh Wilayah Sulut Diguyur Hujan)
Pada kesempatan itu, Fatoni mengatakan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi bencana. Pasalnya, saat ini paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari responsif menjadi preventif.
Dia juga menyinggung slogan Kepala BNPB “Bencana Urusan Bersama” sekaligus mengingatkan seluruh elemen untuk ikut serta dan bersama-sama bekerja dalam upaya penanggulangan bencana di Sulut.
Ini karena di Sulut ada 8 gunung api aktif yaitu Lokon, Soputan, Mahawu, Karangetang, Ambang, Awu, Ruang, dan Tangkoko.
“Ini yang perlu diantisipasi, melalui apel saat ini dapat mempersiapkan dan meningkatkan kesiapsiagaan semua unsur dalam penanggulangan bencana di daerah. Pemerintah, masyarakat relawan serta kesiapan sarana dan prasarana agar kita selalu siap dan dapat menekan resiko bencana alam di Sulut,” kata Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni saat menghadiri Kegiatan Apel Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Lapangan Koni Sario Manado, Selasa (3/11/2020). (BACA JUGA: Waspada, Pagi Ini Hampir Seluruh Wilayah Sulut Diguyur Hujan)
Pada kesempatan itu, Fatoni mengatakan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi bencana. Pasalnya, saat ini paradigma penanggulangan bencana telah berubah dari responsif menjadi preventif.
Dia juga menyinggung slogan Kepala BNPB “Bencana Urusan Bersama” sekaligus mengingatkan seluruh elemen untuk ikut serta dan bersama-sama bekerja dalam upaya penanggulangan bencana di Sulut.
Lihat Juga :