Tuntut Naik UMK 8,51%, Buruh KBB Bertahan di Tengah Hujan

Senin, 02 November 2020 - 17:27 WIB
loading...
Tuntut Naik UMK 8,51%,...
Buruh gabungan dari tujuh organisasi serikat pekerja di KBB saat berunjuk rasa di kompleks Pemda KBB menuntut kenaikan UMK 8,51% dan pencabutan UU Omnibus Law, Senin (2/11/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
BANDUNG - Ratusan buruh dari sejumlah organisasi serikat buruh dan serikat pekerja di Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan aksi unjuk rasa di kompleks Pemda KBB, Senin (2/11/2020). Aksi mereka bahkan dilakukan di tengah hujan deras yang mengguyur di kompleks pemda.

Mereka berorasi dan menyampaikan sejumlah tuntutan buruh yang ingin disampaikan ke Bupati Bandung Barat. Namun buruh harus menerima kekecewaan karena tuntutan untuk bertemu bupati tidak terealisasi.(Baca Ratusan Buruh Datangi Kantor Jokowi )

Ini dikarenakan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna tidak berada di kantor sehingga tidak ada yang mau menerima. "Kami jauh-jauh datang ke sini untuk menentukan sikap, bahwa buruh tetap menolak UU Omnibus Law, yang sangat merugikan buruh," kata Ketua DPC KSPSI KBB, Dadang Ramon di sela-sela aksi.

Menurutnya, ketidakhadiran bupati yang tidak mau menemui buruh menjadi cerminan jika bupati tidak berpihak kepada buruh. Ini menjadi sinyal bahwa bupati tidak mau peduli dan memperhatikan nasib buruh yang saat ini sedang digembosi melalui UU Omnibus Law. (Baca juga: Gaji Tukang Parkir 2 Kali UMP Masih Dipikir-pikir )

Sementara Ketua DPC SPN KBB Budiman menuntut agar bupati membuat rekomendasi penolakan UU Cipta Kerja ke pemerintah pusat. Termasuk juga membuat rekomendasi ke gubernur bahwa UMK KBB naik 8,51%, meskipun pemerintah telah menegaskan bahwa UMK tahun 2021 tidak naik.

"Kenaikan UMK KBB 2021 sebesar 8,51% adalah harga mati. Kami menuntut bupati buat rekomendasi kenaikan, cabut UU Cipta Kerja, dan realisasikan janji politik saat Pilkada lalu," tegasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Demo Ojol, Polisi...
Jelang Demo Ojol, Polisi Siapkan Blokade di Jalan Medan Merdeka Selatan
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Penangkapan 101 Orang...
Penangkapan 101 Orang saat May Day Dinilai sesuai Prosedur, Lemkapi: Cegah Gangguan Keamanan
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Pemerintah Siapkan Kredit...
Pemerintah Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Industri Tekstil dan Sepatu
Buruh Desak Pemerintah...
Buruh Desak Pemerintah Cabut Permenaker Outsourcing
Rekomendasi
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved