Tiba di Mekkah, Begini Proses Keberangkatan Perdana Umrah Masa Pandemi
Senin, 02 November 2020 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai protokol kesehatan, pesawat yang digunakan adalah SV 817 type Boeing 777 dan tidak terisi penuh, serta jika ada yang melepas masker langsung ditegur. "Di pesawat ada dua formulir pernyataan kesehatan yang dikeluarakan oleh Kementerian Kesehatan dan BNPB Saudi yang harus diisi oleh semua jamaah," urai Azhar.
Pesawat perdana dari Indonesia tiba pada pukul 18.16 waktu Arab Saudi dan merupakan rombongan ke-2 yang datang setelah Pakistan. Indonesia dan Pakistan termasuk dua negara yang diperbolehkan melakukan umrah saat negara lain belum ada yang masuk.
Saat turun dari pesawat, para jamaah disambut langsung oleh Wakil Kementerian Haji Umrah Arab Saudi dan jajarannya. Setelah itu, sejumlah pemeriksaan dilakukan diantaranya, 2 kali pemeriksaan form kesehatan, 1 kali pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan keaslian PCR, dan pemeriksaan imigrasi serta pengambilan bagasi yang telah disterilkan.
Baca Juga: Sekjen Amphuri: Hanya 44% Jamaah yang Memenuhi Kriteria untuk Umrah
Usai pemeriksaan dan keluar, para jamaah disambut oleh Konjen RI Jeddah Eko Hartono dan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali. Lalu menuju bus yang telah disediakan. Bus hanya terisi 40% saja yaitu 18 jamaah.
Pesawat perdana dari Indonesia tiba pada pukul 18.16 waktu Arab Saudi dan merupakan rombongan ke-2 yang datang setelah Pakistan. Indonesia dan Pakistan termasuk dua negara yang diperbolehkan melakukan umrah saat negara lain belum ada yang masuk.
Saat turun dari pesawat, para jamaah disambut langsung oleh Wakil Kementerian Haji Umrah Arab Saudi dan jajarannya. Setelah itu, sejumlah pemeriksaan dilakukan diantaranya, 2 kali pemeriksaan form kesehatan, 1 kali pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan keaslian PCR, dan pemeriksaan imigrasi serta pengambilan bagasi yang telah disterilkan.
Baca Juga: Sekjen Amphuri: Hanya 44% Jamaah yang Memenuhi Kriteria untuk Umrah
Usai pemeriksaan dan keluar, para jamaah disambut oleh Konjen RI Jeddah Eko Hartono dan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali. Lalu menuju bus yang telah disediakan. Bus hanya terisi 40% saja yaitu 18 jamaah.
Lihat Juga :