Aksi Demonstrasi dan Kerumunan, Perpanjang Pandemi COVID-19 hingga Dua Bulan
Minggu, 01 November 2020 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan prediksi premise, jumlah kasus harian COVID-19 selama satu minggu setelah pasca demo 6 Oktober 2020 - 14 Oktober 2020 adalah 3,843 kasus per hari. Data aktual menunjukkan bahwa jumlah kasus baru pada periode yang sama adalah sebesar 4,207 kasus perhari.
Lebih tinggi 364 kasus per hari dari angka prediksi. Kegiatan demo RUU Cipta Kerja pada tanggal 6 Oktober 2020 berkontribusi terhadap peningkatan kasus harian sebesar 9,5% di Indonesia. Khusus DKI Jakarta, dampak peningkatan kasus Covid akibat demo RUU Ciptaker ini terlihat paling tinggi.
Diprediksi rata-rata kasus harian pasca demo di DKI pada 6 Oktober - 14 Oktober 2020 adalah 920 kasus per hari. Sementara jumlah kasus rata-rata aktual mencapai 1,178 kasus per hari atau naik 28% dari angka kasus normal.
Selain demo RUU Ciptaker, peningkatan kasus juga terjadi akibat demo satu tahun pemerintahan Jokowi - Maruf Amin pada 20 Oktober 2020. Satu minggu setelah aksi demo tersebut, jumlah kasus meningkat menjadi 4,051 kasus per hari. Ini terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Utara. Kegiatan demo satu hari ini berkontribusi terhadap peningkatan kasus sebesar 2,6%.
Lebih tinggi 364 kasus per hari dari angka prediksi. Kegiatan demo RUU Cipta Kerja pada tanggal 6 Oktober 2020 berkontribusi terhadap peningkatan kasus harian sebesar 9,5% di Indonesia. Khusus DKI Jakarta, dampak peningkatan kasus Covid akibat demo RUU Ciptaker ini terlihat paling tinggi.
Diprediksi rata-rata kasus harian pasca demo di DKI pada 6 Oktober - 14 Oktober 2020 adalah 920 kasus per hari. Sementara jumlah kasus rata-rata aktual mencapai 1,178 kasus per hari atau naik 28% dari angka kasus normal.
Selain demo RUU Ciptaker, peningkatan kasus juga terjadi akibat demo satu tahun pemerintahan Jokowi - Maruf Amin pada 20 Oktober 2020. Satu minggu setelah aksi demo tersebut, jumlah kasus meningkat menjadi 4,051 kasus per hari. Ini terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Utara. Kegiatan demo satu hari ini berkontribusi terhadap peningkatan kasus sebesar 2,6%.
(wib)
Lihat Juga :