Hari Pertama Operasi Zebra, Polres Sleman Tindak Ratusan Pengendara

Rabu, 28 Oktober 2020 - 21:59 WIB
loading...
Hari Pertama Operasi...
Petugas memeriksa kelengkapan pengedara kendaraan bermotor di Sleman, Selasa (27/10/2020). Foto dok Humas Polres Sleman
A A A
SLEMAN - Kesadaran masyarakat mematuhi aturan berlalu lintas saat berkendaraan bermotor masih rendah. Indikasinya, pada hari pertama dilaksanakan Ops Zebra 2020, Senin (26/10/2020) Satlantas Polres Sleman menindak ratusan pengendara karena melanggar peraturan lalu lintas. Mereka yang melanggar tersebut diberikan bukti pelanggaran (tilang).

Kassubag Humas Polres Sleman Iptu Edy Widaryanta mengatakan, pada hari pertama Polres Sleman menindak 163 pengendara, baik yang tidak memiliki surat izin mengemudi hingga melanggar kelengkapan berkendara.(Baca: Pelanggaran Lalu ilntas di DIY Masih Tinggi )

“Secara umum dari hasil pantauan dilapangan, pelanggaran paling banyak masih dominan dilakukan oleh pengendara roda dua yang tidak melengkapi surat dan kendaraanya,” kata Edy, Rabu (28/10/2020).

Edy menjelaskan masih banyaknya pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas ini harus menjadi perhatian bersama. Terutama dalam meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Sehingga keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas) bisa terwujud. “Yang bisa menghindarkan dari kecelakaan adalah pengendara sendiri. Kami hanya bertugas untuk mengatur lalu lintas dan mengimbau kepada para pengguna jalan supaya tertib,” paparnya. (Baca: Ratusan Pelanggar Terjaring Operasi Zebra Polres Bitung )

Harapannya setelah dilaksanakanya operasi zebra progo 2020 tercapai beberapa tujuan diantaranya terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta berkurangnya titik kemacetan.“Kami meminta kepada masyatakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas agar selamat dalam berkendara,” katanya.

Operasi zebra Progo 2020 berlangsung selama 14 hari, yaitu mulai 26 Oktober 2020-8 November 2020. Ada lima pelanggaran skala prioritas, yaitu pengendara yang melawan arus, penindakan knalpot tidak sesuai standar, R4 yang over load muatan dan bak terbuka untuk mengangkut orang serta pengendara R2 yang tidak menggunakan helm standar SNI.

“Salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah keselamatan bagi pengguna jalan dan sosialiasi penerapan protokol kesehatan dalam berkendara karena masih sering diabaikan,” tambahnya. (Baca: Polda DIY Luncurkan Apikasi e-KTP dan BDC )

Kegiatan Operasi Zebra 2020 di masa pandemi, juga menjadi bagian edukasi kampanye penerapan protokol kesehatan COVID-19, dibarengi Operasi Yustisi, tetap memberikan masker, edukasi dengan pemasangan spanduk dan pembagian pamflet.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Update Jalan Ambles...
Update Jalan Ambles di Lenteng Agung, Kendaraan Arah Depok Masih Bisa Melintas Satu Jalur
Ada Proyek MRT Jakarta,...
Ada Proyek MRT Jakarta, Rekayasa Lalu Lintas di Harmoni Berlaku hingga September 2026
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Korlantas Gelar Operasi...
Korlantas Gelar Operasi Patuh mulai 8 Juni, Pelanggaran Pelat Nomor Bakal Jadi Target
Atur Lalu Lintas, China...
Atur Lalu Lintas, China Resmi Terjunkan Robot Polisi di Jalan
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Rekomendasi
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved