Kodam Hasanuddin Kirim 450 Prajurit Amankan Perbatasan Papua
Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:55 WIB
loading...
Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka saat melepas 450 prajurit dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif Raider 700 di Pelabuhan Soekarno-Hatta. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 450 prajurit dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti, Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin diberangkatkan untuk menjaga perbatasan Papua, Selasa, (27/10/2020).
Upacara resmi pelepasan prajurit ini, dilakukan oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka di Pelabuhan Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Tiga Komandan Batalyon Lingkup Kodam Hasanuddin Resmi Berganti
"Total ada 450 prajurit yang kita berangkatkan ke Papua. Mereka akan menetap selama enam bulan mengamankan perbatasan di berbagai wilayah di sana," kata Sumangerukka.
Jenderal bintang dua TNI AD ini, mengatakan tugas utama ratusan prajurit Yonif Raider 700, Kodam XIV Hasanuddin guna mengamankan teritori Indonesia dari ancaman yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
"Mereka sudah punya kemampuan khusus. Terdiri dari beberapa regu, ada yang bertugas di dataran rendah dan tinggi di Papua. Di sana mereka mobile. Berkeliling, tidak statis. Sudah ada cek poin penugasannya," ungkap Sumangerukka.
Upacara resmi pelepasan prajurit ini, dilakukan oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka di Pelabuhan Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Tiga Komandan Batalyon Lingkup Kodam Hasanuddin Resmi Berganti
"Total ada 450 prajurit yang kita berangkatkan ke Papua. Mereka akan menetap selama enam bulan mengamankan perbatasan di berbagai wilayah di sana," kata Sumangerukka.
Jenderal bintang dua TNI AD ini, mengatakan tugas utama ratusan prajurit Yonif Raider 700, Kodam XIV Hasanuddin guna mengamankan teritori Indonesia dari ancaman yang mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.
"Mereka sudah punya kemampuan khusus. Terdiri dari beberapa regu, ada yang bertugas di dataran rendah dan tinggi di Papua. Di sana mereka mobile. Berkeliling, tidak statis. Sudah ada cek poin penugasannya," ungkap Sumangerukka.
Lihat Juga :