Lawan Hoaks di Masa Pandemi, Masyarakat Diminta Pintar Memilih Berita
Senin, 26 Oktober 2020 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Komedian Yudhit Ciphardian juga mengajak para pelaku seni untuk mengambil peran melawan hoaks di media sosial. Secara spesifik ia menyampaikan cara mengindentifikasi berita palsu yang beredar.
“Melihat hoaks dari cara mengemas beritanya. To good to be true, informasi yang cenderung dilebih-lebihkan. Sebaliknya juga ada istilah to bad to be true misalnya ada informasi yang menyatakan masker mengandung karbondioksida yang beracun bagi tubuh. Saya pastikan itu 99 persen hoaks,” kata Yudhit.
Untuk mengatasi hoaks, dia menyarankan agar setiap orang yang menyadari telah menerima berita palsu sebaiknya berita tersebut tidak disebarkan lagi melalui gadget.
“Melihat hoaks dari cara mengemas beritanya. To good to be true, informasi yang cenderung dilebih-lebihkan. Sebaliknya juga ada istilah to bad to be true misalnya ada informasi yang menyatakan masker mengandung karbondioksida yang beracun bagi tubuh. Saya pastikan itu 99 persen hoaks,” kata Yudhit.
Untuk mengatasi hoaks, dia menyarankan agar setiap orang yang menyadari telah menerima berita palsu sebaiknya berita tersebut tidak disebarkan lagi melalui gadget.
(mhd)
Lihat Juga :