COVID-19 Ditemukan di Sperma Pasien Pria, Bisa Menular via Seks
Jum'at, 08 Mei 2020 - 05:27 WIB
loading...
A
A
A
“Penelitian lebih lanjut diperlukan sehubungan dengan informasi terperinci tentang pelepasan virus, waktu bertahan hidup, dan konsentrasi dalam air mani,” tulis tim ilmuwan tersebut dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam Journal of American Medical Association, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (8/5/2020).
"Jika dapat dibuktikan bahwa SARS-CoV-2 dapat ditularkan secara seksual (itu) mungkin menjadi bagian penting dari pencegahan," kata mereka."Terutama mengingat fakta bahwa SARS-CoV-2 terdeteksi di sperma pasien yang sembuh."
Pakar independen mengatakan, temuan itu menarik tetapi harus dilihat dengan hati-hati. Terlebih dalam konteks penelitian kecil lainnya belum menemukan virus corona baru di dalam sperma.
Sebuah studi kecil sebelumnya dari 12 pasien COVID-19 di China pada bulan Februari dan Maret menemukan bahwa semuanya dites negatif untuk SARS-CoV-2 pada sampel sperma.
Seorang profesor andrologi di Universitas Sheffield di Inggris, Allan Pacey, mengatakan, studi tidak boleh dilihat sebagai konklusif, karena ada beberapa kesulitan teknis dalam tes sperma untuk virus.
"Jika dapat dibuktikan bahwa SARS-CoV-2 dapat ditularkan secara seksual (itu) mungkin menjadi bagian penting dari pencegahan," kata mereka."Terutama mengingat fakta bahwa SARS-CoV-2 terdeteksi di sperma pasien yang sembuh."
Pakar independen mengatakan, temuan itu menarik tetapi harus dilihat dengan hati-hati. Terlebih dalam konteks penelitian kecil lainnya belum menemukan virus corona baru di dalam sperma.
Sebuah studi kecil sebelumnya dari 12 pasien COVID-19 di China pada bulan Februari dan Maret menemukan bahwa semuanya dites negatif untuk SARS-CoV-2 pada sampel sperma.
Seorang profesor andrologi di Universitas Sheffield di Inggris, Allan Pacey, mengatakan, studi tidak boleh dilihat sebagai konklusif, karena ada beberapa kesulitan teknis dalam tes sperma untuk virus.