BPBD Akui Banjir di 6 Kecamatan Kota Bekasi Sudah Surut
Senin, 26 Oktober 2020 - 10:02 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengklaim seluruh titik banjir di enam kecamatan yang terdampak banjir pada Minggu 25 Oktober 2020 telah surut. Saat ini, warga melanjutkan membersihkan rumahnya yang sempat terendam dengan ketinggian air yang beragam mulai 60 sentimeter sampai dengan dua meter.
Koordinator Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengatakan, banjir yang sempat menerjang wilayah Kota Bekasi dipastikan sudah surut semua pada tadi malam. (Baca juga: Banjir di Bojongkulur, Ini Janji Bupati Bogor kepada Warga )
“Sudah dari malam surut semua, kami bersama warga sedang membersihkan sisa-sisa kotoran luapan banjir yang masuk ke permukiman warga,” katanya di Bekasi, Senin (26/10/2020).
Selain itu, kata dia, warga yang mengungsi di Gudang BNPB di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih dan beberapa wilayah lainnya juga telah pulang. Kini, tim BPBD turun untuk membantu warga memberishkan sisa-sisa banjir.
“Kita bantu yang ada di jalan lingkungan, koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi,” ujarnya. (Baca juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Griya Cimanggu Indah Akhirnya Mengungsi )
Karsono menjelaskan, banjir dipicu hujan deras di Bogor yang mengakibatkan ketinggian air di Sungai Cileungsi dan Cikeas meluap. Hingga di Kali Bekasi air meluap dan membanjiri enam kecamatan. Di Kecamatan Bantar Gebang wilayah yang terdampak berada di Kelurahan Bantar Gebang yaitu, RT 01 dan 02.
Dengan keseluruhan rumah yang terendam berjumlah 27. Akibatnya ada 109 jiwa yang terdampak dari banjir dengan ketinggian 1,5 meter. Di Kecamatan Jatiasih berada di Kelurahan Jatirasa dengan merendam enam perumahan warga , 1.500 KK (6.000 jiwa) terdampak banjir tersebut.
Koordinator Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengatakan, banjir yang sempat menerjang wilayah Kota Bekasi dipastikan sudah surut semua pada tadi malam. (Baca juga: Banjir di Bojongkulur, Ini Janji Bupati Bogor kepada Warga )
“Sudah dari malam surut semua, kami bersama warga sedang membersihkan sisa-sisa kotoran luapan banjir yang masuk ke permukiman warga,” katanya di Bekasi, Senin (26/10/2020).
Selain itu, kata dia, warga yang mengungsi di Gudang BNPB di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih dan beberapa wilayah lainnya juga telah pulang. Kini, tim BPBD turun untuk membantu warga memberishkan sisa-sisa banjir.
“Kita bantu yang ada di jalan lingkungan, koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi,” ujarnya. (Baca juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Griya Cimanggu Indah Akhirnya Mengungsi )
Karsono menjelaskan, banjir dipicu hujan deras di Bogor yang mengakibatkan ketinggian air di Sungai Cileungsi dan Cikeas meluap. Hingga di Kali Bekasi air meluap dan membanjiri enam kecamatan. Di Kecamatan Bantar Gebang wilayah yang terdampak berada di Kelurahan Bantar Gebang yaitu, RT 01 dan 02.
Dengan keseluruhan rumah yang terendam berjumlah 27. Akibatnya ada 109 jiwa yang terdampak dari banjir dengan ketinggian 1,5 meter. Di Kecamatan Jatiasih berada di Kelurahan Jatirasa dengan merendam enam perumahan warga , 1.500 KK (6.000 jiwa) terdampak banjir tersebut.
Lihat Juga :