Lengan Korban Pembacokan di Panakkukang Diamputasi
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Arman berencana memasangkan central venous pressure (CVP) atau alat kateter di bagian leher untuk mempermudah pengobatan dalam pemulihan pascaoperasi.
"Biar obat atau caiiran bisa masuk. Alhamdulillah dua korban ibu dan anak ini sudah aman setelah dioperasi. Nanti akan dikontrol sama dokter anestesi. Kalau anaknya itu masih di ruang ICU karena baru-baru selesai operasi, jadi masih pucat untuk follow up-nya ditangani dokter anestesi," paparnya.
Baca juga: Kondisi Polisi yang Ditebas Parang di Makassar Sudah Lewati Masa Kritis
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi mengungkapkan kondisi Bripka Zulqadri perlahan-lahan mulai pulih usai menjalani operasi akibat ditebas delapan kali di beberapa bagian tubuhnya oleh tim dokter RS Bhayangkara .
"Alhamdulillah sudah banyak perbaikan pasca operasi, masa kritis sudah lewat. Kepalanya sudah dijahit, yang bagian luka lain juga sudah ditangani. Sekarang sudah di ruang perawatan," kata Yusuf.
"Biar obat atau caiiran bisa masuk. Alhamdulillah dua korban ibu dan anak ini sudah aman setelah dioperasi. Nanti akan dikontrol sama dokter anestesi. Kalau anaknya itu masih di ruang ICU karena baru-baru selesai operasi, jadi masih pucat untuk follow up-nya ditangani dokter anestesi," paparnya.
Baca juga: Kondisi Polisi yang Ditebas Parang di Makassar Sudah Lewati Masa Kritis
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi mengungkapkan kondisi Bripka Zulqadri perlahan-lahan mulai pulih usai menjalani operasi akibat ditebas delapan kali di beberapa bagian tubuhnya oleh tim dokter RS Bhayangkara .
"Alhamdulillah sudah banyak perbaikan pasca operasi, masa kritis sudah lewat. Kepalanya sudah dijahit, yang bagian luka lain juga sudah ditangani. Sekarang sudah di ruang perawatan," kata Yusuf.
(luq)
Lihat Juga :