Kondisi Polisi yang Ditebas Parang di Makassar Sudah Lewati Masa Kritis

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 19:39 WIB
loading...
Kondisi Polisi yang...
Anggota Resmob Polsek Panakkukang Bripka Zulqadri yang ditebas parang oleh pelaku penganiayaan di Makassar. Foto: Sindonews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Anggota Resmob Polsek Panakkukang Bripka Zulqadri yang dibacot, saat hendak menangkap pelaku penganiayaan di Makassar sudah berhasil melewati masa kritis.

Meski saat ini kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, usai ditebas parang sebanyak 8 kali oleh pelaku DL (55) di Jalan Pampang 2 hingga harus ditembak di tempat.

Baca Juga: Napi Asimilasi Ditembak Mati Usai Bacok Polisi, Istri dan Metuanya

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman menerangkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga anggotanya yang terluka saat hendak mengamankan pelaku pemarangan.

"Tadi siang kami jenguk, ketemu istri Bripka Zulqadri kebetulan tengah hamil tiga bulan anak pertama. Alhamdulillah sudah melewati masa kritis itu informasi petugas medis, kami minta doanya semua semoga beliau bisa kembali pulih kesehatan nya," kata Jamal kepada Sindonews, Sabtu (24/10/2020).

Jamal melanjutkan Zulqadri dan istrinya telah menanti momongan kurang lebih enam tahun lalu. Dia mengungkapkan, setiap Jumat anggota Resmob Polsek Panakkukang itu kerap membagi-bagikan makanan ke beberapa orang di jalan. Bahkan saat kejadian pembacokan dalam upaya penangkapan pelaku, beberapa nasi yang rencana mau diberikan ke tukang becak, serta warga kurang mampu, batal.

Baca Juga: Suami di Panakkukang Bacok Istri dan 2 Mertuanya

"Jadi beliau punya kebiasaan, pas kejadian sudah mau berangkat, tapi karena ada informasi jika pelaku berada di Pampang 2. Beliau mengurungkan rencana amalnya, dan menjalankan tugas di lapangan dalam rangka mengamankan pelaku pembacokan," tutur Mantan Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar ini.

Sesampai di rumah pelaku, Bripka Zulkadri langsung mengetuk pintu kamar tempat pelaku yang bersembunyi di lantai 2, namun setelah pintu terbuka, kata Jamal, tetiba DL menyerang anggotanya itu dengan sebilah parang. Korban sempat meminta tolong, beberapa rekan sesama anggota Polsek Panakkukang buru-buru membawa korban ke RS Ibnu Sina.

"Di situ terpaksa anggota memberikan tindakan tegas dan terukur, karena pelaku kembali menyerang membabi buta personel lainnya yang berada di lantai 2. Untuk luka yang dialami anggota kami, ada delapan. Luka tebas di bagian kepala, lengan kiri dan kanan, paha kanan dan kiri, pergelangan kaki kiri bagian belakang. Tapi alhamdulillah sudah ditangani RS Bhayangkara," paparnya.

Jamal mengungkapkan kondisi yang dialami Zulqadri menjadi atensi Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Jajaran pimpinan Polda Sulsel.

Baca Juga: Tak Diizinkan Bertemu, Suami Bacok Istri dan Kedua Mertuanya hingga Sekarat

"Kedepannya saya minta anggota khususnya di Polsek Panakkukang untuk tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas di lapangan. Terlebih pemakaian pelindung badan dan mengutamakan keselamatan. Setelah ini kami terus evaluasi anggota," pungkasnya.

Di Mata Jamal, Zulqadri merupakan anggota yang tekun dan rajin beribadah. Bahkan jika ada kejadian di wilayah hukumnya, korban bergerak cepat.

"Orang yang sangat aktif, boleh dibilang tanpa perintah pun, beliau akan jalan. Tanpa capek, tanpa melihat waktu. Selalu menjalankan tugasnya. Tekun dan rajin dalam menjalankan kerjanya," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
May Day, Massa Berpakaian...
May Day, Massa Berpakaian Hitam Serang Polisi di Dago-Cikapayang Bandung
Mapolres Tarakan Diserang...
Mapolres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda Kaltara Bertemu Pangdam VI Mulawarman
Kesal Kerap Terjadi...
Kesal Kerap Terjadi Kecelakaan Akibat Truk Tanah, Warga Tangerang Ngamuk Lempari Polisi
Oknum TNI dan Sejumlah...
Oknum TNI dan Sejumlah Orang Serang 2 Polisi dan 3 Warga Sipil di Batam
Markas Polda Lampung...
Markas Polda Lampung Diserang Orang Tak Dikenal, Pelaku Penembakan Kendarai Mobil
Gelar Pesta Miras di...
Gelar Pesta Miras di Dekat Masjid, Belasan Pemuda Digerebek Polisi
Perwira Polisi Dibacok...
Perwira Polisi Dibacok saat Bubarkan Tawuran di Duren Sawit
Jaga Lokasi Tawuran...
Jaga Lokasi Tawuran di Cipinang Besar Utara, Polisi Diserang Petasan
Begal Sadis Beraksi...
Begal Sadis Beraksi dengan Panah Diamankan di Makassar
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved