Ilmuwan COVID-19 Dibunuh Secara Sadis di AS, Kepala dan Dadanya Ditembak
Jum'at, 08 Mei 2020 - 06:00 WIB
loading...
Bing Liu, 37, profesor peneliti COVID-19 di University of Pittsburgh, Amerika Serikat. Foto/University of Pittsburgh
A
A
A
WASHNGTON - Seorang ilmuwan etnis kebangsaan China yang hampir membuat temuan sangat signifikan tentang COVID-19 ditemukan telah dibunuh secara sadis di rumahnya di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS).
Menurut Departemen Kepolisian Ross, Bing Liu, 37, seorang profesor penelitian ditemukan di rumahnya pada hari Sabtu dengan luka tembak di kepala, leher dan dada.
Polisi yang menyelidiki kematian Profesor Liu percaya bahwa orang kedua, yang diidentifikasi bernama Hao Gu, 46, membunuh korban sebelum kembali ke rumahnya sendiri dan bunuh diri.
Menurut rekan-rekannya, Profesor Liu sedang meneliti COVID-19 di University of Pittsburgh dan hampir membuat temuan penting tentang penyakit mematikan itu. Polisi mengindikasikan pasangan itu telah terlibat dalam perselisihan panjang tentang "pasangan intim".
"Karena fakta bahwa orang-orang yang terlibat bukan warga negara Amerika Serikat dan sesuai dengan protokol lama, tinjauan kami telah diteruskan ke otoritas federal," kata Departemen Kepolisian Ross dalam sebuah pernyataan, yang dikutip The Sun, Kamis (7/5/2020).
Penyelidik percaya bahwa Gu memasuki rumah Profesor Liu melalui pintu yang tidak terkunci sebelum menembaknya. Istri korban tidak ada di rumah saat dugaan pembunuhan itu terjadi.
Liu adalah profesor riset di Fakultas Kedokteran University of Pittsburgh dengan keahlian dalam "pemodelan komputasi dan analisis dinamika sistem biologis".
Menurut Departemen Kepolisian Ross, Bing Liu, 37, seorang profesor penelitian ditemukan di rumahnya pada hari Sabtu dengan luka tembak di kepala, leher dan dada.
Polisi yang menyelidiki kematian Profesor Liu percaya bahwa orang kedua, yang diidentifikasi bernama Hao Gu, 46, membunuh korban sebelum kembali ke rumahnya sendiri dan bunuh diri.
Menurut rekan-rekannya, Profesor Liu sedang meneliti COVID-19 di University of Pittsburgh dan hampir membuat temuan penting tentang penyakit mematikan itu. Polisi mengindikasikan pasangan itu telah terlibat dalam perselisihan panjang tentang "pasangan intim".
"Karena fakta bahwa orang-orang yang terlibat bukan warga negara Amerika Serikat dan sesuai dengan protokol lama, tinjauan kami telah diteruskan ke otoritas federal," kata Departemen Kepolisian Ross dalam sebuah pernyataan, yang dikutip The Sun, Kamis (7/5/2020).
Penyelidik percaya bahwa Gu memasuki rumah Profesor Liu melalui pintu yang tidak terkunci sebelum menembaknya. Istri korban tidak ada di rumah saat dugaan pembunuhan itu terjadi.
Liu adalah profesor riset di Fakultas Kedokteran University of Pittsburgh dengan keahlian dalam "pemodelan komputasi dan analisis dinamika sistem biologis".
Lihat Juga :