Mengharukan, Kembar Trena-Treni Bertemu, Sujud Syukur di Masjid dan Ziarah ke Makam Ibu
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Enceng mengaku telah berusaha mencari Treni Fitriana selama 20 tahun terakhir. Setelah kembali dari Ambon, Maluku, Enceng mencari keberadaan Treni di Jawa Timur.
Sebab informasi yang diperoleh pasangan Misranto dan Rini yang mengasuh Treni, juga kembali ke kampung halamannya. "Saya sudah cari kemana-mana. Ke Jawa juga sudah. Tapi gak ketemu," ujar Enceng.
Seperti diberitakan sebelumnya, kisah mengharukan datang dari Kota Tasikmalaya , Jawa Barat. Trena Mustika (24) dan Treni Fitriana (24), saudara kembar yang terpisah selama kurang lebih 20 tahun akhirnya dipertemukan lewat aplikasi Tiktok.
Trena Mustika, warga Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat ini terpisah dengan Treni Fitriana yang tinggal di Blitar, Jawa Timur , saat terjadi kerusuhan di Kota Ambon, Maluku dua puluh tahun silam.
Saat itu, Trena dan Treni dititipkan untuk dirawat dan diasuh oleh tetangganya. Sementara ayah dan ibunya sedang sibuk mengurus proses kelahiran anak bungsunya di rumah sakit.
Trena saat ini sudah berkeluarga dan memiliki dua anak, serta tinggal bersama keluarga besarnya tidak jauh dari rumah orang tuanya. Sedangkan Treni Fitriana juga sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak serta saat ini tinggal di Blitar, Jawa Timur.
Kisah ini berawal saat Enceng Dedi dan Enok Rohaenah, orang tua Trena Mustika dan Treni Fitriana mengikuti program pemerintah transmigrasi ke Ambon, Maluku. Saat melahirkan anak ketujuh, ternyata lahir kembar dan diberi nama Trena dan Treni.
Karena khawatir terjadi sesuatu, orang tua Trena-Treni percaya bahwa anak kembar akan meninggal jika tidak dipisahkan, maka Trena dititipkan kepada tetangga ustaz Ibrahim yang saat ini tinggal di Garut. Sementara Treni dititipkan kepada pasangan Misranto dan Rini asal Blitar, Jawa Timur. Saat itu, Trena-Treni baru berumur dua bulan.
Sebab informasi yang diperoleh pasangan Misranto dan Rini yang mengasuh Treni, juga kembali ke kampung halamannya. "Saya sudah cari kemana-mana. Ke Jawa juga sudah. Tapi gak ketemu," ujar Enceng.
Seperti diberitakan sebelumnya, kisah mengharukan datang dari Kota Tasikmalaya , Jawa Barat. Trena Mustika (24) dan Treni Fitriana (24), saudara kembar yang terpisah selama kurang lebih 20 tahun akhirnya dipertemukan lewat aplikasi Tiktok.
Trena Mustika, warga Kampung Cipaingeun, Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat ini terpisah dengan Treni Fitriana yang tinggal di Blitar, Jawa Timur , saat terjadi kerusuhan di Kota Ambon, Maluku dua puluh tahun silam.
Saat itu, Trena dan Treni dititipkan untuk dirawat dan diasuh oleh tetangganya. Sementara ayah dan ibunya sedang sibuk mengurus proses kelahiran anak bungsunya di rumah sakit.
Trena saat ini sudah berkeluarga dan memiliki dua anak, serta tinggal bersama keluarga besarnya tidak jauh dari rumah orang tuanya. Sedangkan Treni Fitriana juga sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak serta saat ini tinggal di Blitar, Jawa Timur.
Kisah ini berawal saat Enceng Dedi dan Enok Rohaenah, orang tua Trena Mustika dan Treni Fitriana mengikuti program pemerintah transmigrasi ke Ambon, Maluku. Saat melahirkan anak ketujuh, ternyata lahir kembar dan diberi nama Trena dan Treni.
Karena khawatir terjadi sesuatu, orang tua Trena-Treni percaya bahwa anak kembar akan meninggal jika tidak dipisahkan, maka Trena dititipkan kepada tetangga ustaz Ibrahim yang saat ini tinggal di Garut. Sementara Treni dititipkan kepada pasangan Misranto dan Rini asal Blitar, Jawa Timur. Saat itu, Trena-Treni baru berumur dua bulan.
Lihat Juga :