150 Pekerja Terdidik Dikirim Pemagangan ke Jepang Selama Tiga Tahun

Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:05 WIB
loading...
150 Pekerja Terdidik...
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna beserta peserta pemagangan ke Jepang yang akan ditempatkan di berbagai bidang pekerjaan dari mulai industri hingga perawat di rumah sakit jompo. Foto: SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
BANDUNG BARAT - Sebanyak 150 pekerja terdidik asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikirim dalam program pemagangan selama tiga tahun ke Jepang . Mereka akan ditempatkan di berbagai bidang pekerjaan seperti industri manufactur dan juga perawat panti jompo di rumah sakit.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, pemagangan ini menjadi sebuah inovasi karena biasanya pegawai yang dikirim ke luar negeri adalah untuk pegawai rumah tangga. Pihaknya mendorong terus agar lebih banyak lagi pekerja terdidik yang dikirim ke luar negeri sekaligus mempromosikan Bandung Barat. (Baca juga : Dua Pegawai Positif COVID-19, Kantor Desa Terpaksa Tutup Tiga Hari )

"Pemagangan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk bekerja dan mencari ilmu serta pengalaman. Jadi ketika kembali lagi ke KBB bisa saja adik-adik ini berwirausaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja untuk orang lain," ucapnya seusai penandatanganan MoU Pemagangan ke Jepang antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB dengan LPK Higlob, Selasa (20/10/2020).(Baca juga : Indonesia-Jepang Sepakati Tujuh Kerja Sama Bidang Kesehatan )

Dia pun meminta semua dinas melakukan inovasi terutama di kondisi pandemi COVID-19. Bagaimana memberdayakan masyarakat produktif agar tetap bisa mendapatkan penghasilan. Pemerintah daerah bisa membantu lewat berbagai fasilitas pendukung, karena dalam kondisi semua anggaran yang terbatas akibat refocusing maka kemampuan daerah juga terbatas.

"Kalau kondisi normal bisa saja selama pelatihan ataupun keberangkatan peserta magang ini dibiayai pemerintah daerah, tapi katena masih pandemi COVID-19 itu belum bisa dilakulan," tuturnya. (Baca juga : Keluarga Pria yang Ancam Kadis PUPR KBB Sambil Bawa Ular Minta Maaf )

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KBB, Iing Solihin menerangkan, peserta magang kerja di Jepang ini akan mendapatkan gaji sekitar Rp18 juta/bulan selama tiga tahun. Pada saat masa pemagangan selesai di tahun ketiga setiap peserta akan mendapatkan uang pesangon yang besarnya bisa mencapai Rp100 juta.

"Lumayan besar penghasilannya, tapi memang mereka yang berangkat ini harus mendapat persetujuan orang tua, suami, istri, dan keluarga," sebutnya.

Sedangkan Kepala LPK Higlob, Yogyakarta, Andari menyebutkan, pekerja magang ke Jepang ini akan dilatih terlebih dahulu kemampuan bahasa Jepang. Rata-rata proses pembelajaran bahasa perlu waktu 3-6 bulan hingga mendapatkan sertifikat. "Selama pelatihan asrama disiapkan. Setelah dinyatakan lulus baru pengurusan visa selama dua bulan lalu terbang," ujarnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTPN IV Manfaatkan Teknologi...
PTPN IV Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Pengawasan Kebun Sawit
113 Warga Terdampak...
113 Warga Terdampak Longsor Cisarua Bandung Barat
Siswi SMKN 1 Cihampelas...
Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Mirip Keracunan, Menkes: Kematiannya 3-4 Hari Setelah Makan MBG
Siswi SMKN 1 Cihampelas...
Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Diduga Keracunan, Dinkes Bandung Barat Klaim Bukan karena MBG
Ngeri! Truk Terguling...
Ngeri! Truk Terguling di GT Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimbun Tanah
BBPVP Makassar Lepas...
BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Magang ke Jepang
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Rekomendasi
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved