Kawal Suara, Machfud-Mujiaman Siapkan 12 ribu Saksi Tangguh Maju
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:35 WIB
loading...
Paslon Cawali-cawawali kotq Surabaya Machfud - Mujiaman. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Tim pasangan calon (paslon) nomor 2 Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) membentuk saksi khusus untuk mengawal dan mengamankan suaranya pada 9 Desember mendatang.
Mereka akan bergerak dan bertugas di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 5.184. Ketua Tim Pemenangan Paslon 2 Gus Amik menjelaskan, jumlah saksi yang sudah dipersiapkan mencapai 12 ribu saksi.
Mereka tersebar di seluruh TPS untuk mengawal dan mengamankan suara Machfud Arifin-Mujiaman.
"Mereka bertugas khusus dan berada di dalam atau luar area TPS sebagai saksi yang mengawal dan mengamankan suara dari paslon MAJU, mulai dari sebelum coblosan sampai dengan penghitungan suara di TPS, PPS, PPK hingga tingkat Kota, mereka bertangungjawab penuh setiap jenjang tahapan penghitungan suara,” ujarnya, Selasa (20/10/2020).
Gus Amik mengatakan, para saksi yang dipilih berasal dari kader partai pengusung yang selama ini telah berjuang keras menjadi ujung tombak.
Mereka membuka komunikasi dengan masyarakat dan menggalang suara pemilih yang setiap hari bekerja tanpa ada lelah.
"Saksi ini adalah kader militan dari 8 partai pengusung karena kami memiliki 20 ribu kader yang representasi dari 8 partai pengusung," ujarnya.
Mereka akan bergerak dan bertugas di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 5.184. Ketua Tim Pemenangan Paslon 2 Gus Amik menjelaskan, jumlah saksi yang sudah dipersiapkan mencapai 12 ribu saksi.
Mereka tersebar di seluruh TPS untuk mengawal dan mengamankan suara Machfud Arifin-Mujiaman.
"Mereka bertugas khusus dan berada di dalam atau luar area TPS sebagai saksi yang mengawal dan mengamankan suara dari paslon MAJU, mulai dari sebelum coblosan sampai dengan penghitungan suara di TPS, PPS, PPK hingga tingkat Kota, mereka bertangungjawab penuh setiap jenjang tahapan penghitungan suara,” ujarnya, Selasa (20/10/2020).
Gus Amik mengatakan, para saksi yang dipilih berasal dari kader partai pengusung yang selama ini telah berjuang keras menjadi ujung tombak.
Mereka membuka komunikasi dengan masyarakat dan menggalang suara pemilih yang setiap hari bekerja tanpa ada lelah.
"Saksi ini adalah kader militan dari 8 partai pengusung karena kami memiliki 20 ribu kader yang representasi dari 8 partai pengusung," ujarnya.
Lihat Juga :