Jakarta Hadapi Banjir, Tambang hingga Perahu Karet Disiagakan

Senin, 19 Oktober 2020 - 20:31 WIB
loading...
Jakarta Hadapi Banjir,...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyiapkan jalur evakuasi untuk masyarakat di lokasi rawan banjir. Tambang, tangga, dan 280 unit perahu karet telah disiagakan untuk mengevaluasi warga terdampak banjir.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, saat ini pihaknya telah memetakan lokasi rawan banjir dan membuat jalur evakuasi untuk korban terdampak banjir. Dia juga telah meminta petugas di lapangan untuk mengecek kesiapan peralatan evakuasi.

"Tangga dan tambang kita siapkan untuk jalur evakuasi. Ada 280 unit perahu karet yang siap," kata Satriadi kepada wartawan, Senin (19/10/2020). (Baca juga: Undang 3 Pakar, Pansus DPRD Sebut Jakarta Belum Punya Masterplan Pengendalian Banjir)

Saat ini pihaknya memiliki 139 pos pemadam yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan. Masing masing pos harus memiliki peralatan minimal satu perahu karet, tangga, dan tambang untuk evakuasi.

Berdasarkan pengalaman, kata Satriadi, saat banjir banyak warga yang menggunakan lilin, karena padamnya listrik. Banyak diantaranya yang terbakar akibat lilin tersebut dan warga tidak bisa dievakuasi karena permukaan rumahnya terendam banjir. (Baca juga: Banjir Ancam Jakarta, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi)

Jakarta Hadapi Banjir, Tambang hingga Perahu Karet Disiagakan


"Pengalaman kalau banjir listrik mati, warga menggunakan alat penerangan seperti lilin. Kalau kebakaran penghuni rumah yang sedang di lantai atas dia harus lompat ke tempat banjir, belum tentu masyarakat berani untuk lompat. Makanya kita sudah siaga evakuasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pada akhir tahun ini atau awal tahun depan akan terjadi peningkatan debit air karena tiga hal. Yaitu hujan lokal, banjir kiriman dari hulu, dan air laut pasang, lalu ditambah perubahan iklim La Nina. Untuk itu, seluruh perangkat daerah diminta mengantisipasi prediksi peningkatan debit air tersebut.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved