Warga Jateng Deklarasi Cinta Damai, Ruang Aspirasi Terbuka Bahas UU Ciptaker
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:41 WIB
loading...
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV Dip Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Gubernur Ganjar Pranowo menghadiri Deklarasi Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Mapolda Jateng. Foto: IST
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepada komponen masyarakat yang turut serta menolak aksi anarkistis di wilayahnya. Sebab, ada banyak cara untuk mendiskusikan perbedaan pendapat.
Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya di acara Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Wilayah Hukum Polda Jateng, di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (19/10/2020). Hadir dalam acara deklarasi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, perwakilan BEM dan serikat buruh.(Baca juga : Demo Tolak UU Ciptaker, Ganjar Klaim Sudah Telepon Menteri Terkait Tuntutan Buruh )
“Saya terimakasih seluruh komponen yang hari ini berkenan untuk bisa hadir, bertemu, mendeklarasikan, keinginan untuk kita rukun, bareng-bareng menolak anarkis,” ucap Ganjar.
Kegiatan tersebut, diikuti perwakilan elemen masyarakat mulai dari buruh, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, Forkopimda Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah.
Pada kegiatan itu, dibacakan deklarasi yang diikuti seluruh komponen masyarakat yang hadir. Ada 4 poin dalam deklarasi tersebut, yang intinya menolak anarkisme dan melakukan penyampaian pendapat dengan aturan dan taat protokol kesehatan.
Hal itu disampaikan Ganjar dalam sambutannya di acara Deklarasi Cinta Damai dan Tolak Aksi Anarkis di Wilayah Hukum Polda Jateng, di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng, Senin (19/10/2020). Hadir dalam acara deklarasi, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, perwakilan BEM dan serikat buruh.(Baca juga : Demo Tolak UU Ciptaker, Ganjar Klaim Sudah Telepon Menteri Terkait Tuntutan Buruh )
“Saya terimakasih seluruh komponen yang hari ini berkenan untuk bisa hadir, bertemu, mendeklarasikan, keinginan untuk kita rukun, bareng-bareng menolak anarkis,” ucap Ganjar.
Kegiatan tersebut, diikuti perwakilan elemen masyarakat mulai dari buruh, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, Forkopimda Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah.
Pada kegiatan itu, dibacakan deklarasi yang diikuti seluruh komponen masyarakat yang hadir. Ada 4 poin dalam deklarasi tersebut, yang intinya menolak anarkisme dan melakukan penyampaian pendapat dengan aturan dan taat protokol kesehatan.
Lihat Juga :