Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Di lain pihak, nilai sepeda yang semakin tinggi ini diikuti dengan munculnya risiko bagi pesepeda yang dijadikan sebagai objek/sasaran menggiurkan bagi pelaku kejahatan. Data dan fakta menunjukkan bahwa saat ini marak terjadi pencurian sepeda, pembegalan sepeda, dan kejahatan yang objeknya adalah sepeda. Ada yang mencuri dari rumah, ada yang mengambil paksa, ada yang merampok/membegal, dan lain-lain.

Secara teoretis, sepeda saat ini adalah barang mewah yang rentan dijadikan sasaran kejahatan. Namun kerentanan ini tidak hanya karena harganya yang tinggi, tetapi juga karena dengan harga yang tinggi tersebut menyebabkan orang yang menggunakannya mendapatkan pengakuan secara sosial. Kondisi seperti ini menambah kerentanan pesepeda sebagai sasaran kejahatan.

Bila dibandingkan dengan sepeda motor, sepeda dan pengendara sepeda jauh lebih rentan, terutama untuk pembegalan. Hal ini karena sepeda jauh lebih ringan dan lebih ringkas untuk dibawa dengan hasil penjualan yang relatif lebih tinggi atau lebih mudah, terutama sepeda lipat. Sebab sepeda tidak memilik tanda kepemilikan dan identitas seperti sepeda motor dan untuk merek tertentu mudah dijual dengan harga tinggi. (Baca juga: Cukupi Nutrisi si Kecil di Masa Pandemi)

Tak hanya itu, pengendara sepeda yang dalam kondisi fisik kelelahan karena harus menggenjot sepeda membuat pesepeda lebih mudah dilumpuhkan daripada pengendara motor. Begitu juga dengan kecepatan sepeda yang juga rentan jadi sasaran pembegalan. Walaupun dalam kondisi tertentu sepeda bisa dikendarai dengan kecepatan tinggi, tetap saja kecepatannya sangat tergantung dari kemampuan fisik pengendaranya. Pastinya sepeda dan pengemudi sepeda jauh lebih rentan menjadi sasaran kejahatan daripada sepeda motor dan pengendaranya.

Elemen Kejahatan dan Segitiga Kejahatan

Kohen dan Felson (Crawford, 1998) serta NCPI (1986) yang kemudian dirangkum Dadang Sudiadi (2015) menyatakan bahwa kejahatan terjadi karena empat hal ini: keberadaan potential offender, pelaku yang memiliki skill and tool, target mengiurkan serta kesempatan atau peluang yang tersedia untuk dilakukannya kejahatan.

Di satu pihak ada pelaku potensial yang karena beberapa hal yang bersangkutan harus melakukan kejahatan, salah satunya karena kekurangan secara ekonomi, karena menganggur misalnya, tanpa menafikan banyak juga pelaku kejahatan yang melakukan kejahatan karena tamak dan rakus. (Baca juga: Waspadai Politik Uang jelang Pilkada Serentak)

Namun latar belakang pelaku saja sebetulnya tidak cukup karena seorang pelaku harus memiliki alat dan keterampilan ketika melakukan kejahatannya. Secara umum hal tersebut menunjukkan bahwa menjadi pelaku kejahatan itu harus cerdas, terutama berkenaan dengan kemampuannya dalam menyiasati risiko dan kemampuannya untuk menganalisis risiko dengan rasionalitasnya sebagai pelaku kejahatan.

Menghitung risiko yang akan diterima dan membandingkannya dengan keuntungan yang akan didapat akan memengaruhi keputusannya dalam melakukan kejahatan dan menjadikan calon korban atau calon sasarannya sebagai objek kejahatannya. Orang yang dianggap memiliki kelemahan dan atau barang bernilai tinggi dianggap sebagai calon korban yang menggiurkan untuk dijadikan sasaran kejahatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
Usai Diperiksa Bareskrim,...
Usai Diperiksa Bareskrim, Eks Direktur PT DSI Langsung Ditahan
Rekomendasi
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved