Dongkrak Kreativitas, Majalengka Segera Miliki Akademi

loading...
Dongkrak Kreativitas, Majalengka Segera Miliki Akademi
Bupati Majalengka Karna Sobahi saat gladi bersih Daring Festival di Jebor Hall JaF. Foto SINDOnews
MAJALENGKA - Kabupaten Majalengka beberapa tahun ke depan akan memiliki akademi yang berbasis kreatifitas. Hal itu sebagai tindak lanjut dari status daerah ini sebagai salah satu kabupaten kreatif versi Bekraf tahun 2019 lalu.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, pihaknya saat ini sudah menyiapkan beberapa langkah untuk pembangunan akademi tersebut. Dalam pelaksanaannya, jelas dia, nantinya akan ada pendampingan dari pemerintah pusat.

"Akademi komunitas. Jadi kita sudah sikapi, pertama dengan membentuk tim pengkaji. Dari tim pengkaji itu harus dihasilkan proposal, nanti diguide oleh Kementerian," kata Karna saat menyaksikan persiapan Daring Festival di Jebor Hall Jatiwangi art Factory (JaF), Jumat (16/10/2020). (Baca: Masuk 4 Besar Kabupaten Kreatif Versi Bekraf, Majalengka Harus Lakukan Ini)

Persiapan selanjutnya, tambah dia, pemerintah juga sudah menyiapkan beberapa alternatif lokasi untuk pembangunan akademi itu. Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura jadi salah satu pilihan lokasi akademi tersebut.



"Yang berikutnya kita harus menyiapkan lahan, dan lahan itu harus alternatif 1, 2, 3. Nanti dari sana tim akan menilai, mana yang paling cocok. (lahan) 5-10 hektar. Kita sudah siapkan, ini peluang," beber dia.

Di tempat yang sama, ketua harian Komite Ekraf Ginggi Syar Hasyim mengatakan, nantinya ada beberapa bidang yang menjadi prioritas di akademi itu. Keramik jadi salah satu bidang yang masuk ke dalam daftar prioritas.

"Yang lebih spesifik mah, keramik. Guru-gurunya dari Galeri dari Korea. Harapannya setelah lulus teh bisa kerjasama sama mereka. Kalau di Jakarta ada yang namanya Indoestry. Di sana ada empat bidang, kayu, logam, keramik, sama kaca. Kalau di kita mungkin logam, kayu, keramik dan multi media," lanjut dia. (Baca: 6 Langkah Ekraf Majalengka Terhambat Pandemi Corona)



Untuk lebih memaksimalkan fungsinya, lanjut Ginggi, di akademi juga itu nantinya akan dilengkapi dengan asrama dan cotage. Sehingga akademi itu bisa juga jadi study course. "Tahun 2021 pemetaan-pemataan konsep dan sebagainya, termasuk kelembagaan. Tahun 2023 sudah jalan. Untuk nantinya nama akademinya apa, belum ada. Yang pasti akademi ini untuk menggali kreativitas," papar dia.
(don)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top