Tubuh Digerogoti Kanker, Gadis Kecil Ini Butuh Bantuan untuk Berobat
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 02:45 WIB
loading...
Neiha Salwa Sihab selama dua bulan terbaring di kasur. Gadis kecil ini terserang kanker kelenjar getah ening. FOTO: iNews.tv/Suryono Sukarno
A
A
A
BATANG - Neiha Salwa Sihab, gadis kecil yang baru berusia 11 tahun ini selama dua bulan terakhir ini hanya bisa berbaring di kasur lantai.
Anak pasangan Sukasno (42) dan Tulas Agustina ini sudah sedari 2019 didiagonis menderita kanker leher atau kanker kelenjar getah bening .
Neiha yang tercacat sebagai warga Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan Batang ini tinggal bersama keluarganya di rumah dinas sederhana sekitar 6x2.5 meter milik SDN Kasepuhan 01 Batang yang cukup lapuk itu. Diapun sudah bolak-balik menjalani rangkaian pengobatan. Mulai dari pengobatan medis maupun pengobatan alternatif.
Setelah beberapa kali menjalani kemoterapi, bocah kelas 6 ini sudah kehilangan kekuatan untuk menopang tubuhnya. Ditambah, rasa pening dan nyeri yang kadang menyerang tubuh mungilnya yang kini hanya berbobot sekitar 18 kilogram.(Baca juga : Waspada! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan )
Namun justru benjolan yang muncul semenjak Neiha kelas 2 SD ini semakin membesar. Terlebih ketika anak kedua dari empat bersaudara ini menjalani beberapa kali biopsi, untuk mendeteksi keganasan kankernya.
Bolak-balik Batang Semarang pun pernah dijalaninya hingga tiga kali lebih dalam sebulan. Suatu ketika pun, Neiha bahkan mampu menahan rasa sakitnya, hanya mengedarai motor berdua dengan ayahya saja.
Anak pasangan Sukasno (42) dan Tulas Agustina ini sudah sedari 2019 didiagonis menderita kanker leher atau kanker kelenjar getah bening .
Neiha yang tercacat sebagai warga Dukuh Kebanyon Kelurahan Kasepuhan Batang ini tinggal bersama keluarganya di rumah dinas sederhana sekitar 6x2.5 meter milik SDN Kasepuhan 01 Batang yang cukup lapuk itu. Diapun sudah bolak-balik menjalani rangkaian pengobatan. Mulai dari pengobatan medis maupun pengobatan alternatif.
Setelah beberapa kali menjalani kemoterapi, bocah kelas 6 ini sudah kehilangan kekuatan untuk menopang tubuhnya. Ditambah, rasa pening dan nyeri yang kadang menyerang tubuh mungilnya yang kini hanya berbobot sekitar 18 kilogram.(Baca juga : Waspada! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan )
Namun justru benjolan yang muncul semenjak Neiha kelas 2 SD ini semakin membesar. Terlebih ketika anak kedua dari empat bersaudara ini menjalani beberapa kali biopsi, untuk mendeteksi keganasan kankernya.
Bolak-balik Batang Semarang pun pernah dijalaninya hingga tiga kali lebih dalam sebulan. Suatu ketika pun, Neiha bahkan mampu menahan rasa sakitnya, hanya mengedarai motor berdua dengan ayahya saja.
Lihat Juga :