Selama Pelayaran, KRI Bima Suci Olah Sampah dengan Teknologi Canggih
Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:42 WIB
loading...
Pengolahan sampah KRI Bima Suci. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - KRI Bima Suci , sebagai kapal latih Taruna Akademi TNI Angkatan Laut ( TNI AL ) memiliki peralatan tersendiri yang khusus untuk mengolah sampah.
Mesin pengolahan sampah di KRI Bima Suci ini berada di bawah Departemen 4 atau Departemen Logistik.(Baca juga: TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara )
Kepala Departemen Logistik (Kadeplog) KRI Bima Suci, Lettu Laut (S) Vadlli Novembra menjelaskan, sampah yang dihasilkan selama pelayaran KRI Bima Suci dipisah menjadi 2 jenis sampah, yaitu sampah organik dan sampah non organik. (Baca juga: KRI Bima Suci Bawa Taruna dan Taruni AAL Keliling Indonesia )
"Untuk sampah organik seperti sisa nasi, sisa makan dan buah akan diolah (dihancurkan) dengan menggunakan mesin grinder yang berada di ruang scullery dan ditampung di bak penampungan. KRI Bima Suci sendiri memiliki 3 ruang scullery," kata dia melalui siaran pers.
Sedangkan sampah non organik seperti botol plastik, kaleng dan kertas akan diolah (dihancurkan) dengan mesin penghancur yang selanjutnya akan dipress (dimampatkan) menggunakan alat press agar volume sampah tidak memakan banyak tempat.
Mesin pengolahan sampah di KRI Bima Suci ini berada di bawah Departemen 4 atau Departemen Logistik.(Baca juga: TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara )
Kepala Departemen Logistik (Kadeplog) KRI Bima Suci, Lettu Laut (S) Vadlli Novembra menjelaskan, sampah yang dihasilkan selama pelayaran KRI Bima Suci dipisah menjadi 2 jenis sampah, yaitu sampah organik dan sampah non organik. (Baca juga: KRI Bima Suci Bawa Taruna dan Taruni AAL Keliling Indonesia )
"Untuk sampah organik seperti sisa nasi, sisa makan dan buah akan diolah (dihancurkan) dengan menggunakan mesin grinder yang berada di ruang scullery dan ditampung di bak penampungan. KRI Bima Suci sendiri memiliki 3 ruang scullery," kata dia melalui siaran pers.
Sedangkan sampah non organik seperti botol plastik, kaleng dan kertas akan diolah (dihancurkan) dengan mesin penghancur yang selanjutnya akan dipress (dimampatkan) menggunakan alat press agar volume sampah tidak memakan banyak tempat.
Lihat Juga :