Penggali Kubur Sambut Gembira Perda Penanggulangan Covid-19, Kenapa?

Kamis, 15 Oktober 2020 - 17:43 WIB
loading...
Penggali Kubur Sambut...
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Foto: SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon menyambut baik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penanggulangan Covid-19 di Jakarta yang akan disahkan pekan depan.

Beberapa hal akan diatur dalam perda tersebut, salah satunya terkait denda bagi warga yang menolak saat dilakukan tes swab dan mereka yang tidak menerima apabila anggota keluarga yang meninggal dunia harus dimakamkan melalui protokol kesehatan.

Salah satu penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Nadi, mengatakan, dengan adanya perda itu secara tidak langsung memudahkan pekerjaan para penggali kubur. (Baca juga: Warga Jakarta Tolak Tes Swab Didenda Rp5 Juta, Ambil Paksa Jenazah Rp7,5 Juta)

"Selama ini belum ada yang seperti itu. Alhamdulillah semua mengikuti protabnya. Sempat enggak mau tapi akhirnya mau juga, karena pihak keluarga menyadiri hal itu," ujar Nadi saat dihubungi SINDOnews, Kamis (15/10/2020).

Melalui perda itu Nadi berharap ke depannya tidak ada lagi prasangka buruk dari pihak keluarga kepada para penggali makam yang bertugas di TPU Pondok Ranggon. Pasalnya, masih ada keluarga yang tidak terrima dengan prosesi pemakaman pasien Covid-19.



"Harapannya gini, jika sudah ada peraturan yang tegas, nah keluarga juga harus menyadari. Yang sering terjadi di sini, kami sebagai petugas itu kadang-kadang kami diomelin, ada yang bilang pemakamannya tidak manusiawi. Karena katanya banyak larangan, seperti tidak mendekati jenazah," katanya.

Padahal, dikatakan Nadi, tidak ada larangan seperti yang dimaksud anggota keluarga tersebut. Menurut dia, itu hanya salah paham saja. Sebab, para penggali hanya meminta anggota keluarga untuk sedikit menjauh saat petugas sedang menurunkan peti jenazah ke dalam liang lahat. (Baca juga: Polda Metro Jaya Gratiskan SIM Bagi Penggali Makam di TPU Pondok Ranggon)

"Di sini alhamdulillah kita enggak ada larangan, setiap kami turunkan jenazah ke liang lahat kami meminta agar keluarga agak menjauh dulu, karena kami turunkan petinya itu sekitar 6 orang. Nah setelah petinya turun, kalau mau diazankan itu dipersilakan satu orang perwakilan. Tapi sama masyarakat didengarnya agak berbeda," ungkapnya.

Nadi menuturkan, hal itu dilakukan agar para penggali dapat segera menyelesaikan tugas, karena dalam sehari jenazah yang harus dimakamkan lebih dari 10 jenazah. Tak hanya itu, kata dia, petugas juga secara sukarela membuatkan papan nama di lahan pemakaman khusus Covid-19.

"Kami selalu mengikuti kemauan keluarga, minta diadzanin kami ikuti. Sampai nama papan pun kami kasih. Di sini kami ada swadaya dari sesama pekerja, ada yang bikinin," tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Temui Polisi...
Kapolri Temui Polisi yang Jadi Penggali Kubur di Samarinda Hulu
Gunakan Uang Tabungan...
Gunakan Uang Tabungan untuk Bikin Aula Masjid, Penggali Kubur Ini Dapat Umrah Gratis
Pria Ini Tiba-tiba Tewas...
Pria Ini Tiba-tiba Tewas saat Mengubur Wanita yang Dicekiknya
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved