Dedy Tabrani, Wakapolresta Tangerang Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cum Laude
Kamis, 15 Oktober 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
Lantas, kenapa Wakapolresta Tangerang ini tertarik mengangkat disertasi tersebut? “Latarbelakang saya dari awal di Gegana Anti Teror di Kelapa Dua. Pekerjaan yang saya pahami, saya baca selama ini banyak terkait tentang Ilmu Kepolisian, terorisme dan intelejen,” paparnya.
“Terorisme Surabaya merupakan peristiwa yang pertama terjadi di dunia. Tidak ada penelitian sebelumnya tentang Terorisme keluarga batih, yang melibatkan bapak, ibu dan anak dalam satu aksi terorisme sekaligus,” tambah Dedy.
Upaya pewira polisi kelahiran Banda Aceh 15 Oktober 1976 dalam mengangkat disertasi tentang Terorisme Surabaya 2018 tidak sia-sia. Ya. Endingnya, mantan Kapolres Dairi (2016) dan Kapolres Purwakarta (2017) ini mampu meraih gelar Doktor dengan Predikat Summa Cum Laude (Lulus dengan Banyak Pujian).
Menariknya lagi, eksekutor teroris dalam peristiwa bom Sarinah Jakarta Pusat ini mampu meraup nilai 98,66. Lebih dari itu, dia menyelesaikan pendidikan hanya dalam waktu 2 tahun empat bulan. Dedy mencatat sejarah baru di STIK-PTIK.
Dihubungi terpisah, Associates Professor/ Senior Researcher Dr. Herdy Sahrasad selaku Tim Penguji Sidang Promosi Doktor Ilmu Kepolisian Program Pasca Sarjana STIK mengaku kagum dengan kiprah Dedy Tabrani.
“Terorisme Surabaya merupakan peristiwa yang pertama terjadi di dunia. Tidak ada penelitian sebelumnya tentang Terorisme keluarga batih, yang melibatkan bapak, ibu dan anak dalam satu aksi terorisme sekaligus,” tambah Dedy.
Upaya pewira polisi kelahiran Banda Aceh 15 Oktober 1976 dalam mengangkat disertasi tentang Terorisme Surabaya 2018 tidak sia-sia. Ya. Endingnya, mantan Kapolres Dairi (2016) dan Kapolres Purwakarta (2017) ini mampu meraih gelar Doktor dengan Predikat Summa Cum Laude (Lulus dengan Banyak Pujian).
Menariknya lagi, eksekutor teroris dalam peristiwa bom Sarinah Jakarta Pusat ini mampu meraup nilai 98,66. Lebih dari itu, dia menyelesaikan pendidikan hanya dalam waktu 2 tahun empat bulan. Dedy mencatat sejarah baru di STIK-PTIK.
Dihubungi terpisah, Associates Professor/ Senior Researcher Dr. Herdy Sahrasad selaku Tim Penguji Sidang Promosi Doktor Ilmu Kepolisian Program Pasca Sarjana STIK mengaku kagum dengan kiprah Dedy Tabrani.
Lihat Juga :