Merasa Ada yang Lebih Berhak, 12 Warga Sirau Banyumas Kembalikan BLT

Rabu, 06 Mei 2020 - 21:30 WIB
loading...
Merasa Ada yang Lebih Berhak, 12 Warga Sirau Banyumas Kembalikan BLT
Bupati Banyumas Achmad Husein menerima 12 warga Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen yang mengembalikan BLT di Pendopo Sipanji, Rabu (6/5/2020) sore. FOTO/iNews/SALADIN AYYUBI
A A A
BANYUMAS - Sebanyak 12 warga Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas mengembalikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600.000 per bulan yang seharusnya mereka terima untuk tiga bulan ke depan. Dengan di antar kepala desa dan camat, mereka mengembalikan secara simbolis kepada Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji Purwokerto, Rabu (06/05/2020) sore.

Kepala Desa Sirau, Mualiful Khasan mengatakan, sesuai instruksi bupati saat rapat video conference, penerima BLT harus dipantau agar tidak salah sasaran. Setelah mendata, pihak desa menemukan ada warga yang lebih membutuhkan dibanding 12 warga penerima BLT.

"Meski mereka tidak mampu-mampu amat, tetapi melihat ada warga sekitarnya yang lebih membutuhkan, mereka dengan iklas mengembalikan. Namun kalau bisa kami usulkan Bapak Bupati agar pengganti 12 penerima BLT juga warga Sirau," kata Khasan.

Salah satu penerima BLT, Siti Chasanah mengungkapkan, dirinya bersama 12 warga lain seharusnya menerima program BLT untuk warga yang terimbas pandemi COVID-19. Meski tidak terlalu kaya, tapi karena dirinya melihat ada warga lain yang kurang mampu, maka dengan kesadaran dia mengembalikan bantuan tersebut.

"Dengan kesadaran dan keiklasan karena ada warga lain yang lebih membutuhkan, saya menyerahkan kembali kepada pemerintah untuk diserahkan kepada yang lebih berhak," kata warga RT 02/RW 06 Desa Sirau ini.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengapresiasi langkah 12 warga Desa Sirau yang berinisiatif mengembalikan BLT. Menurutnya, dia sengaja mengundang ke Pendopo Sipanji untuk melihat dari dekat orang-orang yang dengan keiklasan mau mengembalikan bantuan. Sesuai mekanisme, bantuan sosial tersebut bisa dikembalikan tetapi juga harus dilaporkan dulu ke Menteri Sosial.

"Terima kasih bapak ibu atas keiklasan mau mengembalikan bantuan. Pasti kan ini tidaK ada paksaan dari Pak Camat dan Kepala Desa," kata bupati.

Menurut bupati, apa yang dilakukan warga Sirau benar-benar luar biasa. Di saat semua dalam kesulitan, ada orang yang sudah tercatat mendapat bantuan dengan sadar dan iklas mengembalikan untuk dialihkan untuk ke orang lain yang membutuhkan.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1050 seconds (10.55#12.26)