CCTV Mati Saat Aksi 1310, Pemprov DKI: Sudah Rusak sejak Kerusuhan Pekan Lalu
Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:33 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta membantah sengaja mematikan kamera CCTV di sejumlah kawasan di Jakarta pada saat Aksi 1310, Selasa kemarin. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantah sengaja mematikan kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah kawasan di Jakarta pada saat Aksi 1310 menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, kemarin. CCTV sudah rusak sejak pekan lalu.
Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha mengatakan, kamera pemantau tidak bisa berfungsi lantaran rusak saat aksi unjuk rasa dengan agenda yang sama pada Kamis, 8 Oktober lalu. Unjuk rasa itu juga berujung kerusuhan di sejumlah titik Jakarta.
"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pasca demo sebelumnya," kata Yudhistira kepada wartawan, Rabu (14/10/2020). (Baca juga: Polda Metro Jaya Buru Pelaku Perusakan Fasilitas Publik di Jakarta)
Selain itu, kata Yudhis, sejumlah CCTV mengalami gangguan jaringan. Namun dia tidak merinci berapa jumlah CCTV yang rusak dan mengalami gangguan jaringan. Saat ini CCTV itu tengah diperbaiki oleh pihak vendor.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, perbaikan memakan waktu sekitar satu pekan. Namun, apabila kerusakan jaringan fiber optik bisa memakan waktu lebih lama.
Kepala UP Jakarta Smart City Diskominfotik DKI Jakarta Yudhistira Nugraha mengatakan, kamera pemantau tidak bisa berfungsi lantaran rusak saat aksi unjuk rasa dengan agenda yang sama pada Kamis, 8 Oktober lalu. Unjuk rasa itu juga berujung kerusuhan di sejumlah titik Jakarta.
"Beberapa CCTV mati karena mengalami kerusakan pasca demo sebelumnya," kata Yudhistira kepada wartawan, Rabu (14/10/2020). (Baca juga: Polda Metro Jaya Buru Pelaku Perusakan Fasilitas Publik di Jakarta)
Selain itu, kata Yudhis, sejumlah CCTV mengalami gangguan jaringan. Namun dia tidak merinci berapa jumlah CCTV yang rusak dan mengalami gangguan jaringan. Saat ini CCTV itu tengah diperbaiki oleh pihak vendor.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, perbaikan memakan waktu sekitar satu pekan. Namun, apabila kerusakan jaringan fiber optik bisa memakan waktu lebih lama.
Lihat Juga :