Dinkes Depok Klasterisasi Warga yang Akan Diberi Vaksin COVID-19
Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait adanya vaksin tersebut. Untuk skala prioritas, kata Dedi maka yang didahulukan adalah pelayan kesehatan, petugas puskesmas dan petugas labkesda. (Baca juga; Wisma Makara UI Batal Jadi Tempat Isolasi Mandiri )
Lebih lanjut Dedi menuturkan bahwa Kota Depok mendapatkan pinjaman alat PCR dari BNPP. “Kita dapat pinjam pakai alat PCR ada tambahan dari BNPB sebanyak 2 unit,” ungkapnya.
Alat tersebut sudah ditaruh di Labkesda dengan kemampuan hingga 500 sampel per hari. Hal itu untuk mengejar target 1% dari total penduduk Depok sebanyak 2,4 juta.
“Itu akan kita taruh di Labkesda satu unit. Kemampuan per hari hari bisa sekitar 500. Sehingga kalau kita hitung target penduduk kita (Depok) 2,4 juta, target berarti 2.400 dalam per minggu. Kalau dihitung per hari kan 300. Saat ada alat bisa 500 maka kemampuan tes di Depok sudah cukup,” pungkasnya.
Lebih lanjut Dedi menuturkan bahwa Kota Depok mendapatkan pinjaman alat PCR dari BNPP. “Kita dapat pinjam pakai alat PCR ada tambahan dari BNPB sebanyak 2 unit,” ungkapnya.
Alat tersebut sudah ditaruh di Labkesda dengan kemampuan hingga 500 sampel per hari. Hal itu untuk mengejar target 1% dari total penduduk Depok sebanyak 2,4 juta.
“Itu akan kita taruh di Labkesda satu unit. Kemampuan per hari hari bisa sekitar 500. Sehingga kalau kita hitung target penduduk kita (Depok) 2,4 juta, target berarti 2.400 dalam per minggu. Kalau dihitung per hari kan 300. Saat ada alat bisa 500 maka kemampuan tes di Depok sudah cukup,” pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :