Kasus Penyekapan-Penganiayaan Polisi, 3 Tersangka Simpatisan KAMI
Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Robby menuturkan, saat itu petugas medis menduga orang yang masuk itu perusuh karena mengenakan pakaian warna hitam. Mereka tidak tahu jika orang itu polisi yang sedang mencari pendemo anarkistis.
Bahkan sempat terjadi adu mulut terlebih dulu di antara petugas medis dan Brigpol Azis. "Memang itu (gerbang) kami tutup, dianya (korban Brigpol Azis) nerobos gitu. Bawa pentungan, bajunya hitam. Kami gak tau kalau itu polisi. Kirain perusuh. Selanjutnya terjadilah aksi pemukulan atau penganiayaan itu," tutur Robby.
Sebagai tindak lanjut, ungkap dia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan KAMI akan memberikan bantuan hukum kepada tiga simpatisan yang jadi tersangka dalam kasus itu.
"Iya. Iya memang benar dipukuli di posko itu. Ya yang jelas dia berusaha mendobrak, terus memprovokasi, maka dilakukan perlawanan lah," ungkap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seperti diberitakan sebelumnya, Fadly, pemilik rumah di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung angkat bicara. Fadly mengaku memberikan izin kepada sejumlah relawan yang berniat memberikan pertolongan medis kepada para demonstran.
Bahkan sempat terjadi adu mulut terlebih dulu di antara petugas medis dan Brigpol Azis. "Memang itu (gerbang) kami tutup, dianya (korban Brigpol Azis) nerobos gitu. Bawa pentungan, bajunya hitam. Kami gak tau kalau itu polisi. Kirain perusuh. Selanjutnya terjadilah aksi pemukulan atau penganiayaan itu," tutur Robby.
Sebagai tindak lanjut, ungkap dia, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan KAMI akan memberikan bantuan hukum kepada tiga simpatisan yang jadi tersangka dalam kasus itu.
"Iya. Iya memang benar dipukuli di posko itu. Ya yang jelas dia berusaha mendobrak, terus memprovokasi, maka dilakukan perlawanan lah," ungkap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seperti diberitakan sebelumnya, Fadly, pemilik rumah di Jalan Sultan Agung, Kota Bandung angkat bicara. Fadly mengaku memberikan izin kepada sejumlah relawan yang berniat memberikan pertolongan medis kepada para demonstran.
Lihat Juga :