Bupati Suwirta Dukung Pembangunan Subak Gombeng Nyalian
Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:09 WIB
loading...
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyumbang 75 sak semen untuk pengerjaan jalan Subak Gombeng, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Selasa (13/10/2020).
A
A
A
KLUNGKUNG - Untuk mempermudah akses menuju persawahan, krama Subak Gombeng membangun jalan secara swadaya. Pembangunan jalan ini mendapatkan dukungan dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dengan menyumbang 75 sak semen. Pengerjaan jalan Subak Gombeng, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung ini sempat ditinjau langsung Bupati Suwirta pada Selasa (13/10/2020).
Turut hadir mendampingi Bupati Kepala Dinas PU Kabupaten Klungkung Anak Agung Lesmana, Camat Banjarangkan I Dewa Komang Aswin, Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gede Agung Maha Putra serta Kelian Subak Gombeng Kelod Desa Nyalian I Wayan Mustika.
Bupati Suwirta berjibaku menelusuri sawah yang dipadati lumpur tanah dengan luas 144 hektare. Setelah melihat lokasi di lapangan, Bupati Suwirta mengapresiasi penuh atas semangat krama Subak yang sudah bergotong royong membangun akses jalan tersebut dan masyarakat pemilik sawah juga sudah merelakan sekian meter sawahnya yang digunakan untuk akses jalan/tracking sehingga nantinya bisa dikembangkan menjadi Desa Wisata.
"Jadi sawah ini tidak hanya menghasilkan padi maupun bunga, tetapi bisa dimanfaatkan untuk potensi pariwisata," ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta menambahkan potensi ini agar segera dikonsep dulu siapa yang mengelola dan tentu harapannya BumDes yang mengelola, sehingga nantinya Desa Wisata ini benar-benar dimiliki oleh Desa. Dalam pengembangan Desa Wisata ini konsepnya juga diharapkan berpariasi dan jangan menyamai konsep Desa Wisata yang lainnya.
Turut hadir mendampingi Bupati Kepala Dinas PU Kabupaten Klungkung Anak Agung Lesmana, Camat Banjarangkan I Dewa Komang Aswin, Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gede Agung Maha Putra serta Kelian Subak Gombeng Kelod Desa Nyalian I Wayan Mustika.
Bupati Suwirta berjibaku menelusuri sawah yang dipadati lumpur tanah dengan luas 144 hektare. Setelah melihat lokasi di lapangan, Bupati Suwirta mengapresiasi penuh atas semangat krama Subak yang sudah bergotong royong membangun akses jalan tersebut dan masyarakat pemilik sawah juga sudah merelakan sekian meter sawahnya yang digunakan untuk akses jalan/tracking sehingga nantinya bisa dikembangkan menjadi Desa Wisata.
"Jadi sawah ini tidak hanya menghasilkan padi maupun bunga, tetapi bisa dimanfaatkan untuk potensi pariwisata," ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta menambahkan potensi ini agar segera dikonsep dulu siapa yang mengelola dan tentu harapannya BumDes yang mengelola, sehingga nantinya Desa Wisata ini benar-benar dimiliki oleh Desa. Dalam pengembangan Desa Wisata ini konsepnya juga diharapkan berpariasi dan jangan menyamai konsep Desa Wisata yang lainnya.
Lihat Juga :