Kasus Logo Pemko di Kampanye Akhyar, Panwas Medan Timur Segera Tuntaskan Investigasi
Senin, 12 Oktober 2020 - 23:59 WIB
loading...
Panitia Pengawas Kecamatan (Panswascam) Medan Timur segera menuntaskan investigasi kasus penggunaan logo Pemko Medan dalam kegiatan kampanye Calon Wali Kota No Urut 1, Akhyar Nasution. (Foto/Ist)
A
A
A
MEDAN - Panitia Pengawas Kecamatan (Panswascam) Medan Timur segera menuntaskan investigasi kasus penggunaan logo Pemko Medan dalam kegiatan kampanye Calon Wali Kota No Urut 1, Akhyar Nasution.
Demikian disampaikan Ketua Panwascam Medan Timur, Taufik Hidayah Tanjung dalam keterangannya yang diterima Senin, (12/10/2020).
Dia menuturkan, tim investigasi yang telah dibentuk terus melakukan penggalian informasi perihal pelanggaran kegiatan kampanye bersama Komunitas Tionghoa Pendukung Akhyar-Salman (KI TA AMAN) di kediaman Akhyar, Jalan Intertip, Medan Timur. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Investigasi dilakukan dengan mencari informasi lewat warga di seputaran rumah yang dijadikan lokasi deklarasi relawan tersebut. "Kita sudah menanyai tetangga di rumah itu untuk mendapatkan kebenarannya," bebernya.
Taufik mengungkapkan kesulitan yang dihadapi, yakni Relawan KI TA AMAN tak memiliki alamat kantor sekretariat yang jelas. "Sampai saat ini kami kesulitan mencari sekretariat relawannya. Meski begitu, kami tetap menindaklanjutinya. Senin atau paling lama Selasa, laporan investigasi akan kami kirimkan ke Bawaslu Medan," sebut Taufik. (BACA JUGA: Pesta Kemenangan Penggemar Lakers Saat Pandemi Dibubarkan Polisi)
Demikian disampaikan Ketua Panwascam Medan Timur, Taufik Hidayah Tanjung dalam keterangannya yang diterima Senin, (12/10/2020).
Dia menuturkan, tim investigasi yang telah dibentuk terus melakukan penggalian informasi perihal pelanggaran kegiatan kampanye bersama Komunitas Tionghoa Pendukung Akhyar-Salman (KI TA AMAN) di kediaman Akhyar, Jalan Intertip, Medan Timur. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
Investigasi dilakukan dengan mencari informasi lewat warga di seputaran rumah yang dijadikan lokasi deklarasi relawan tersebut. "Kita sudah menanyai tetangga di rumah itu untuk mendapatkan kebenarannya," bebernya.
Taufik mengungkapkan kesulitan yang dihadapi, yakni Relawan KI TA AMAN tak memiliki alamat kantor sekretariat yang jelas. "Sampai saat ini kami kesulitan mencari sekretariat relawannya. Meski begitu, kami tetap menindaklanjutinya. Senin atau paling lama Selasa, laporan investigasi akan kami kirimkan ke Bawaslu Medan," sebut Taufik. (BACA JUGA: Pesta Kemenangan Penggemar Lakers Saat Pandemi Dibubarkan Polisi)
Lihat Juga :