Dinas Pangan Salatiga Ajak Warga Kembangkan Program Pangan Lestari
Rabu, 06 Mei 2020 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyatakan, kunci keberhasilan dalam keberlangsungan program pangan lestari pada pengembangan kebun bibit. Selain ditanam sendiri, bibit juga bisa dijual, sehingga para pelaku program pangan lestari bisa memiliki sumber pendapatan. Kelompok juga tidak terus-menerus tergantung dari bantuan pemerintah.
"Ibu-ibu anggota KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) merupakan pejuang ketahanan pangan keluarga. Mereka masih tetap beraktivitas dan menghasilkan aneka sayuran sehingga mereka dapat menghemat belanja untuk kebutuhan dapur setiap hari," katanya.
Karena itu, kata dia, Dinas Pangan mengajak masyarakat untuk berinovasi dan malakukan gerakan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ini bisa dilakukan di lahan yang tidak luas. "Menanam sayuran tidak harus dilahan yang luas. Bisa dilakukan dengan sistem polybag sehingga dengan luas lahan yang terbatas bisa menanam banyak tanaman," katanya.
Sementara itu, sudah ada beberapa kelompok program pangan lestari yang berhasil. Seperti program Kelompok Program Pangan Lestari KWT Mekar Lestari, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo. Ketua KWT Mekar Lestari Elizabeth Sri Hastuti mengatakan, konsep kawasan rumah pangan lestari tidak sekedar pemanfaatan lahan pekarangan, tapi termasuk konsep kemandirian pangan dan diversifikasi pangan berbasis sumber pangan lokal, pelestarian sumberdaya genetik pangan dan kebun bibit.
"Harapannya, dengan berkembangnya KRPL yang kami kelola mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara lestari, menuju keluarga dan masyarakat mandiri sejahtera," ujarnya.
"Ibu-ibu anggota KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) merupakan pejuang ketahanan pangan keluarga. Mereka masih tetap beraktivitas dan menghasilkan aneka sayuran sehingga mereka dapat menghemat belanja untuk kebutuhan dapur setiap hari," katanya.
Karena itu, kata dia, Dinas Pangan mengajak masyarakat untuk berinovasi dan malakukan gerakan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ini bisa dilakukan di lahan yang tidak luas. "Menanam sayuran tidak harus dilahan yang luas. Bisa dilakukan dengan sistem polybag sehingga dengan luas lahan yang terbatas bisa menanam banyak tanaman," katanya.
Sementara itu, sudah ada beberapa kelompok program pangan lestari yang berhasil. Seperti program Kelompok Program Pangan Lestari KWT Mekar Lestari, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo. Ketua KWT Mekar Lestari Elizabeth Sri Hastuti mengatakan, konsep kawasan rumah pangan lestari tidak sekedar pemanfaatan lahan pekarangan, tapi termasuk konsep kemandirian pangan dan diversifikasi pangan berbasis sumber pangan lokal, pelestarian sumberdaya genetik pangan dan kebun bibit.
"Harapannya, dengan berkembangnya KRPL yang kami kelola mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara lestari, menuju keluarga dan masyarakat mandiri sejahtera," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :