BI Bagi-bagi Tips agar Masyarakat Terhindar dari Penipuan Uang Palsu

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:19 WIB
loading...
BI Bagi-bagi Tips agar...
Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengolahan Uang Rupiah Bank Indonesia Jawa Barat, Syafii. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
CIMAHI - Pengungkapan kasus uang palsu (upal) yang berhasil dibongkar jajaran Satreskrim Polres Cimahi cukup menggegerkan.

Pasalnya, pelaku mengaku sudah menjalankan aksinya selama dua tahun dan telah memproduksi upal senilai sekitar Rp24 miliar.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengolahan Uang Rupiah Bank Indonesia Jawa Barat, Syafi'i menyebutkan, masyarakat mesti waspada dan hati-hati terhadap peredaran uang palsu. Sebab pelaku kian melengkapi peralatan cetaknya dengan teknologi yang semakin moderen.

"Pelaku ini berusaha menyamarkan uang palsu dengan yang asli dan biasanya kerap diselipkan disela-sela yang asli," ucapnya yang turut dihadirkan dalam gelar perkara kasus pengungkapan sindikat upal di Mapolres Cimahi, Senin (12/10/2020).

Dia memberikan saran kepada masyarakat supaya tidak menjadi korban atau terpedaya oleh uang palsu. Seperti ketika bertransaksi tunai tidak terburu-buru, hindari tempat gelap atau di malam hari, dan yang terakhir teliti atau memeriksa kondisi tekstur kertasnya.

"Teliti ketika bertransaksi, selalu terapkan 3D (dilihat, diraba, diterawang). Sebisa mungkin hindari pembayaran cash dan lakukan pola transfer atau non tunai," sebutnya.

Disinggung mengenai kemiripan uang palsu yang diproduksi oleh sindikat pelaku, dirinya melihat kualitasnya tidak bagus. (Baca juga: Sekap dan Aniaya Intel Polda Jabar Pakai Sekop-Batu, 7 Orang Jadi Tersangka)

Meskipun bagi masyarakat awam bisa saja terkecoh karena secara kasat mata memang mirip. Namun jika masuk ke bank dan ada di mesin penghitungan otomatis, pasti akan terdeteksi. "Saya liat dari sisi gambar dan warna terlihat buram dibandingkan uang yang asli," ujarnya. (Baca juga: Sindikat Upal di Jawa Barat Cetak Rp24 Miliar Selama Dua Tahun)

Sedangkan salah seorang pelaku yang berhasil ditangkap, Pendi (44) mengaku biasanya untuk menyamarkan atau mengelabui warga biasanya upal ini diselipkan di antara uang asli. Dia biasanya mengedarkan uangnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang perputaran uangnya tinggi.

"Peran saya sebagai pengedar kalau yang cetak beda lagi. Saya tadinya mau edarkan ke luar negeri tapi susah nembusnya, makanya diedarkan di Jakarta dan sekitarnya saja," ucapnya yang mendapat upah Rp1 juta setiap minggunya dari menjual upal ini.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Apresiasi Keterlibatan...
Apresiasi Keterlibatan BI Jakarta, Bang Dul: Ini Role Model Indonesia
Kronologi 2 WN Liberia...
Kronologi 2 WN Liberia Ditangkap terkait Kasus Penipuan Modus Black Dollar
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta 2025 Lampaui Nasional
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Rekomendasi
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Berita Terkini
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Infografis
Jarang Diketahui, Berikut...
Jarang Diketahui, Berikut Tips Awet Muda ala Masyarakat Blue Zone
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved