Asyik Pesta Miras Oplosan, 8 Warga Blitar Meregang Nyawa
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian secara berturut turut jatuh korban dari Kelurahan Kademangan, dan Desa Plosorejo hingga Selasa (5/5). Dalam waktu empat hari, delapan orang meninggal dunia. Semua korban memperlihatkan gejala klinis lazimnya korban overdosis miras. "Awalnya sempat dikira keracunan biasa, "kata Bagas.
Kepala Desa Plosorejo, Rudi Cahyono mengatakan, para korban sempat mengeluhkan sesak nafas dan nyeri di dada.
Selain itu, juga merasa mual serta kehilangan penglihatan. Dalam kasus ini aparat Polres Blitar langsung bergerak. Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
Dari keterangan saksi yang terkumpul, sebelum dinikmati bersama, korban mencampurkan serbuk energi atau serbuk minuman suplemen ke dalam miras oplosan. Campuran tersebut diduga menimbulkan senyawa racun mematikan.
"Dari penyelidikan sementara diduga ada campuran serbuk energi ke dalam miras oplosan, "ujarnya.
Kepala Desa Plosorejo, Rudi Cahyono mengatakan, para korban sempat mengeluhkan sesak nafas dan nyeri di dada.
Selain itu, juga merasa mual serta kehilangan penglihatan. Dalam kasus ini aparat Polres Blitar langsung bergerak. Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
Dari keterangan saksi yang terkumpul, sebelum dinikmati bersama, korban mencampurkan serbuk energi atau serbuk minuman suplemen ke dalam miras oplosan. Campuran tersebut diduga menimbulkan senyawa racun mematikan.
"Dari penyelidikan sementara diduga ada campuran serbuk energi ke dalam miras oplosan, "ujarnya.
Lihat Juga :