1.333 Warga Bantaran Sungai di Jakarta Mengungsi Akibat Banjir
Minggu, 11 Oktober 2020 - 10:12 WIB
loading...
Foto warga mengungsi akibat banjir. Sekitar 1.333 warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai di Jakarta mengungsi karena terendam banjir, Minggu (11/10/2020). SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Sekitar 1.333 warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai di Jakarta mengungsi karena terendam banjir , Minggu (11/10/2020). Setelah diguyur hujan deras sepanjang, Sabtu (10/10/2020), sejumlah wilayah di Jakarta terutama dekat bantaran sungai terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, M Insaf mengatakan, berdasarkan data terakhir, sedikitnya ada 129 RT terendam banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 1.333 jiwa.
"Ribuan pengungsi itu dibagi dalam sembilan tempat pengungsian yang disediakan Pemprov DKI Jakarta," kata Insaf kepada wartawan. (Baca juga; Petugas Masih Taksir Kerugian Banjir dan Longsor Ciganjur Jaksel )
Insaf merinci sembilan tempat pengungsian beserta jumlah pengungsi yang tentunya mengedepankan protokol kesehatan COVID-19. Di antaranya, di Kampung Rambutan, Jakarta Timur ada tiga tempat pengungsian yang disediakan, yakni Aula Kelurahan, Rambutan; Masjid Nurul Hikmah, dan Musala Al Muhasabah. Sedikitnya ada 64 jiwa yang mengungsi.
Untuk di kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, pengungsi mencapai 1.200 Jiwa dan ditampung tiga lokasi, yakni di Sekolah Citra Alam, Pendopo, dan TK An Nur. Kemudian di kelurahan Cilandak, Jakarta Selatan, ada 39 warga yang diungsikan di dua tempat, yakni Musala At Takwa dan Musala Al Mamuriah.
Kepala Pusat Data dan Informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, M Insaf mengatakan, berdasarkan data terakhir, sedikitnya ada 129 RT terendam banjir dengan jumlah pengungsi sebanyak 1.333 jiwa.
"Ribuan pengungsi itu dibagi dalam sembilan tempat pengungsian yang disediakan Pemprov DKI Jakarta," kata Insaf kepada wartawan. (Baca juga; Petugas Masih Taksir Kerugian Banjir dan Longsor Ciganjur Jaksel )
Insaf merinci sembilan tempat pengungsian beserta jumlah pengungsi yang tentunya mengedepankan protokol kesehatan COVID-19. Di antaranya, di Kampung Rambutan, Jakarta Timur ada tiga tempat pengungsian yang disediakan, yakni Aula Kelurahan, Rambutan; Masjid Nurul Hikmah, dan Musala Al Muhasabah. Sedikitnya ada 64 jiwa yang mengungsi.
Untuk di kelurahan Ciganjur, Jakarta Selatan, pengungsi mencapai 1.200 Jiwa dan ditampung tiga lokasi, yakni di Sekolah Citra Alam, Pendopo, dan TK An Nur. Kemudian di kelurahan Cilandak, Jakarta Selatan, ada 39 warga yang diungsikan di dua tempat, yakni Musala At Takwa dan Musala Al Mamuriah.
Lihat Juga :