Fraksi Golkar di Daerah Khawatir Dianggap Pembangkangan
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 21:21 WIB
loading...
Pelaksanaan Musda IV Partai Golkar KBB belum lama ini. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG BARAT - Kondisi dilematis dan serba salah dihadapi oleh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ikut menandatangani dalam menyikapi penolakan pengesahan UU Cipta Kerja yang digaungkan buruh, Selasa (6/10/2020) lalu.
(Baca juga: 3 Anak-anak Jadi Tersangka Kerusuhan di Yogyakarta )
Ini dikarenakan Fraksi Partai Golkar di DPR RI merupakan salah satu yang mendukung pengesahan UU Cipta Kerja. Begitupun dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar , yang sedang memperjuangkan undang-undang ini agar bisa diterima.
"Saya khawatir perilaku Fraksi Partai Golkar DPRD KBB yang ikut menanda tangani, seolah-olah ikut menolak UU Cipta Kerja, dinilai sebagai pembangkangan oleh DPP," kata kader senior Partai Golkar KBB, Gunawan Rasyid kepada SINDOnews, Jumat (9/10/2020).
Seperti diketahui, kata dia, Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian sedang berjuang dan meyakinkan masyarakat termasuk buruh bahwa UU Cipta Kerja ini dilahirkan untuk kemaslahatan bangsa. Sehingga menjadi ironis ketika kader Golkar di daerah justru malah menentang kebijakan yang sedang diperjuangkan oleh ketumnya.
(Baca juga: 3 Anak-anak Jadi Tersangka Kerusuhan di Yogyakarta )
Ini dikarenakan Fraksi Partai Golkar di DPR RI merupakan salah satu yang mendukung pengesahan UU Cipta Kerja. Begitupun dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar , yang sedang memperjuangkan undang-undang ini agar bisa diterima.
"Saya khawatir perilaku Fraksi Partai Golkar DPRD KBB yang ikut menanda tangani, seolah-olah ikut menolak UU Cipta Kerja, dinilai sebagai pembangkangan oleh DPP," kata kader senior Partai Golkar KBB, Gunawan Rasyid kepada SINDOnews, Jumat (9/10/2020).
Seperti diketahui, kata dia, Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian sedang berjuang dan meyakinkan masyarakat termasuk buruh bahwa UU Cipta Kerja ini dilahirkan untuk kemaslahatan bangsa. Sehingga menjadi ironis ketika kader Golkar di daerah justru malah menentang kebijakan yang sedang diperjuangkan oleh ketumnya.
Lihat Juga :