Terapkan Protokol Kesehatan, Sumbar Siap Sukseskan Gelaran MTQ 2020
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 15:54 WIB
loading...
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno (kiri) menyatakan Sumbar Siap Sukseskan Gelaran MTQ 2020. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno, menegaskan Pemprov Sumbar siap menjadi tuan rumah MTQ Nasional Ke-28 yang akan digelar pada 12-21 November 2020 di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman.
Irwan menjelaskan, terpilihnya Sumbar merupakan amanah dari Kementerian Agama (Kemenang) RI, yang agendanya berlangsung setiap dua tahun sekali yang tempatnya berganti-ganti dari provinsi ke provinsi.
"Pada tahun 2018 MTQ ke-27 di Medan, kami diberi SK oleh Menteri Agama untuk menyelenggarakan MTQ yang ke-28. Putusan ini tentunya juga berdasarkan seleksi ketat dengan berbagai pertimbangan," katanya kepada SINDOnews, saat berkunjung ke redaksi Inews di Jakarta, Jumat, (10/9/2020).
Irwan melanjutkan, terpilihnya Sumbar, setelah sebanyak 45 provinsi mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-28.
Namun demikian, kata dia, setelah tim Kemenag melakukan survei dan penilaian ke setiap provinsi yang mengajukan dengan berbagai indikator, seperti kesiapan tempat acara, hotel, anggaran, fasilitas pendukung dan lainnya. Akhirnya, Sumbar terpilih menjadi tuan rumah karena dianggap memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk agenda dua tahun tersebut.
Irwan menjelaskan, terpilihnya Sumbar merupakan amanah dari Kementerian Agama (Kemenang) RI, yang agendanya berlangsung setiap dua tahun sekali yang tempatnya berganti-ganti dari provinsi ke provinsi.
"Pada tahun 2018 MTQ ke-27 di Medan, kami diberi SK oleh Menteri Agama untuk menyelenggarakan MTQ yang ke-28. Putusan ini tentunya juga berdasarkan seleksi ketat dengan berbagai pertimbangan," katanya kepada SINDOnews, saat berkunjung ke redaksi Inews di Jakarta, Jumat, (10/9/2020).
Irwan melanjutkan, terpilihnya Sumbar, setelah sebanyak 45 provinsi mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke-28.
Namun demikian, kata dia, setelah tim Kemenag melakukan survei dan penilaian ke setiap provinsi yang mengajukan dengan berbagai indikator, seperti kesiapan tempat acara, hotel, anggaran, fasilitas pendukung dan lainnya. Akhirnya, Sumbar terpilih menjadi tuan rumah karena dianggap memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk agenda dua tahun tersebut.
Lihat Juga :