Cegah Klaster Demo Tolak UU Cipta Kerja, Demonstran dan Polisi Disemprot Disinfektan

Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:04 WIB
loading...
Cegah Klaster Demo Tolak...
Polisi dan para pengunjuk rasa tolak UU Cipta Kerja disemprot dengan cairan disinfektan, Kamis (8/10/2020).Foto/iNews/Eman Suni
A A A
KUPANG - Ada yang menarik saat demo menolak pengesahan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dilakukan mahasiswa, aktivis HAM dan demokrasi di depan kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, NTT, Kamis (8/10/2020).

(Baca juga: Tiga Pasang Remaja Pesta Seks di Rumah Kosong, Pemkab Pidie Aceh Minta Diproses Secara Hukum)

Demonstran dan polisi dari Polda NTT yang mengawal unjuk rasa, usai demo disemprot dengan cairan disinfektan. Penyemprotan disinfektan untuk mecegah klaster baru, yakni klaster demo tolak UU Cipta Kerja.

Koordinator aksi, Marcelinus mengatakan, unjuk ras digelar untuk menolak disahkannya UU Omnibus Law. (Baca juga: Pulang Kerja, Petugas Gereja di Intan Jaya Papua Ditembak Orang Tak Dikenal)

"UU Cipta Kerja (Omnibus Law) tidak berpihak kepada rakyat, UU itu hanya menguntung para penguasa dan pengusaha saja. Makanya, UU tersebut harus dibatalkan karena merugikan rakyat," ujar Marcelinus.

Unjuk rasa dengan kawalan ketat pihak kepolisian ini, berlasung aman. Tidak ada aksi bakar ban atau provokasi yang terjadi.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Aksi FPMI Menuntut YLBHI...
Aksi FPMI Menuntut YLBHI Transparan soal Sumber Pendanaan yang Diperoleh
Massa Buruh Mulai Padati...
Massa Buruh Mulai Padati Depan Gedung DPR Siang ini
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
50.000 Buruh Bakal Demo...
50.000 Buruh Bakal Demo di DPR saat May Day 2026, Ini 6 Tuntutannya
9 Demo Terbesar dalam...
9 Demo Terbesar dalam Sejarah AS: 'No Kings' Pecah Rekor 8 Juta Demonstran dalam Sehari
Rekomendasi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Infografis
Mengapa Mesir dan Yordania...
Mengapa Mesir dan Yordania Tolak untuk Menampung Pengungsi Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved