Akibat Corona, Amerika Ajukan Pinjaman Rp45.270 Triliun

Rabu, 06 Mei 2020 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Pemerintah AS juga banyak meminjam uang dari negara lain atau investor asing. Hal itu sudah terjadi sejak lama. Beberapa investor asing yang paling banyak meminjamkan uang kepada AS sampai Februari ialah Jepang, China, dan Inggris.

Ketegangan yang meningkat antara AS dan China belakangan ini juga sempat menyinggung utang. Seperti dilansir Washington Post, Pemerintah AS sempat berdiskusi untuk membatalkan obligasi utang kepada China. Presiden Donald Trump tampak tak ingin berlutut di hadapan China.

Ahli ekonomi dari Princeton University, Alan Blinder, memprediksi pinjaman AS terhadap China kemungkinan meningkat tahun ini. “Sejauh ini semuanya baik-baik saja mengingat Pemerintah AS dapat melakukan pinjaman seperti biasanya,” kata Blinder.

Dalam analisis Pew Research menyebutkan pandemi corona bisa memicu peningkatan utang negara-negara di seluruh dunia. Ekonomi global mengalami penurunan 3%, pemerintahan di AS (juga) Eropa akan menghabiskan triliun dolar untuk dana darurat menghadapi pandemi,” kata John Gramlich, peneliti Pew Research.

Jepang juga menjadi negara ekonomi besar di mana pemerintah meningkatkan utang. Padahal, PM Shinzo Abe sudah memperlakukan kenaikan pajak pada 2019 untuk menurunkan posisi utang. “Abe juga mungkin tidak akan kembali menaikkan pajak jika ekonomi terdampak parah,” kata Gramlich.

Bukan hanya negara kaya yang membutuhkan utang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengkhawatirkan banyak negara-negara akan mengalami peningkatan utang. Pada saat bersamaan negara miskin juga menginginkan ada penghapusan dan penundaan pembayaran cicilan utang.

Karena itu, Sekjen PBB Antonio Guterres meminta Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia bergerak cepat dalam membantu negara yang membutuhkan utang. Dia mengungkapkan, dua lembaga itu juga harus bekerja ekstrakeras. “Kita tahu kalau virus itu menyebar seperti kebakaran hutan. Tidak ada dinding penghalang,” kata Guterres. Pemberian utang menjadi solusi agar negara miskin tidak semakin menderita karena rakyatnya semakin miskin.

Hampir 140 kelompok advokasi dan lembaga amal menyerukan IMF dan Bank Dunia, pemerintahan G-20, serta kreditur swasta untuk membantu negara miskin selama krisis virus corona. Mereka menyerukan agar pembatalan pembayaran utang bagi negara miskin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Bule Amerika Serikat...
Bule Amerika Serikat yang Ngamuk di Klinik Bali Akhirnya Dideportasi
Soal Kebijakan Tarif...
Soal Kebijakan Tarif AS, Aspaki Minta Pemerintah Berpihak pada Industri Dalam Negeri
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved