Pengelolaan Sampah Baru Capai 17%, Dewan Minta Galakkan Gerakan Bersih

Selasa, 06 Oktober 2020 - 07:35 WIB
loading...
Pengelolaan Sampah Baru...
Kondisi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang. DPRD Makassar meminta untuk digalakkan gerakan bersih. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Realisasi pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga di Makassar ternyata masih sangat minim, baru mencapai 17%, DPRD Kota Makassar meminta Pemkot galakkan gerakan bersih kota.

Hal ini berdasarkan laporan Bank Sampah Nasional, di mana berdasarkan kebijakan nasional dalam pengolahan sampah yang tertuang juga dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 152 tentang kebijakan strategi daerah (Jakstrada) dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sisa rumah tangga, serta peraturan wali kota (perwali) Makassar tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sisa Rumah Tangga, target realisasi pengurangan semistinya bisa minimal 30% dan penanganan 70% dilakukan di Tahun 2025.

Baca Juga: Ditolak Dewan, Pemkot Berencana Usul Ulang Program di APBD 2021

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Nurul Hidayat mengatakan, perlu ada gerakan kebersihan secara massal yang dilakukan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan realisasi tersebut.

"Saran saya sebaiknya dilakukan kegiatan gerakan bersih di setiap wilayah kota Makassar dimulai dari rumah tangga, RT, RW tapi dengan melibatkan pemerintah setempat dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga atau dinas terkait yang memfokuskan pengelolaan sampah," ujar legislator Golkar ini.

Dikatakan Nurul, tujuannya dapat direalisasikan dengan memanfaatkan sampah menjadi kerajinan tangan, sehingga bisa bernilai ekonomis bagi masyarakat.

Dengan realisasi yang baru mecapai 17% dirinya sangat menyayangkan kesadaran masyarakat yang masih sangat minim. Memerlukan edukasi yang lebih mendalam oleh pemerintah kota agar masyarakat paham betul pentingnya pengelolalaan sampah. Paling tidak bisa mengurangi tonase sampah ke TPA. Sampah yang benar-benar berakhir di TPA semestinya sampah yang sudah tidak bisa diolah lagi.

"Persoalan sampah ini adalah persoalan semua pihak jadi masyarakat dan lembaga atau dinas harus bersinergi," ujarnya.

Sementara itu Ketua Bank Sampah Nasional Saharuddin Ridwan mengatakan, potensi pengelolaan sampah di Makassar terbilang cukup tinggi hal ini terlihat dari jumlah sampah non organik yang cukup banyak.

"Kita harus melihat komposisi sampah di Makassar ini kan 60% itu masih masih non organik, sehingga yang harus dilakukan itu adalah upaya-upaya pengurangan sampah yang masif," katanya.

Baca Juga: Pemkot Makassar Siap Beli 20 Truk Sampah Berteknologi Tinggi

Menurut Saharuddin yang akrab disapa Sahar ini sangat efektif jika pengurangan dilakukan langsung dari rumah tangga, mengingat sumber awal dari sampah adalah rumah tangga sendiri.

"Nah harus ada program-program kerja yang dilakukan dari sumber-sumber sampah ini. Misalnya di rumah tangga, bagaimana pengurangan sampah yang sampai di TPA itu, ya sampah yang terbuang di TPA itu harus ada program pengomposan kemudian sampah unorganik harus ada kegiatan pengelolaan sampah unorganik, misalkan bank sampah," katanya.

Salah satu yang sunter dibicarakan adalah upaya pengelolaan sampah melalui TPA yang saat ini digalakkan pemerintah dalam bentuk PLTSa. Namun disayangkan lantaran belum terealisasi hingga sekarang.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sampah Miliki Peran...
Bank Sampah Miliki Peran Penting Wujudkan Program PSEL di Lampung
FIA UI Gerakkan Warga...
FIA UI Gerakkan Warga Depok Perkuat Program Bank Sampah
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Bank Sampah di Jatim...
Bank Sampah di Jatim Terbanyak Nasional, Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Kelola Sampah Dimulai dari Rumah Tangga
Wujudkan Lingkungan...
Wujudkan Lingkungan Bersih, MUF Hadirkan Program Bank Sampah di Rorotan
Sampah Jadi Tabungan...
Sampah Jadi Tabungan Emas, Program YKB Kaltim Dorong Edukasi Lingkungan
CCEP Indonesia Perkuat...
CCEP Indonesia Perkuat 12 Bank Sampah di Cipinang Melayu
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved