Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus, Pedagang Bakso Diciduk Polisi
Senin, 05 Oktober 2020 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Yusri menjelaskan, korban kerap bermain di kawasan Danau Sunter, begitu juga dengan pelaku yang kerap berjualan di kawasan itu sehingga keduanya pun saling kenal. Lantas, pada 8 September 2020, pelaku mengajak korban ke kos-kosannya di kawasan Sunter.
Di situ, kata Yusi, pelaku mengimingi korban diberikan uang Rp50.000 bila mau mengikuti ajakannya. Saat di kosan pelaku, korban dilecehkan dan disetubuhi berkali-kali hingga akhirnya korban diajak ke kawasan Jombang untuk berjualan bakso.
Dia menambahkan, pelaku membawa korban ke Jombang menggunakan sepeda motor. Di perjalanan, pelaku sempat singgah di kawasan Boyolali dan menggelapkan gerobak bakso milik saudagar bakso seharga Rp500.000 guna menambahkan ongkos ke Jombang.
"Korban diimingi bakal diberikan pekerjaan sebagai PRT bila mau diajak ke Jombang. Lalu, pelaku membawa korban ke Jombang naik motor, di perjalanan mampir di Boyolali, sewa kos lalu disetubuhi, begitu juga di Jombang sewa kos lalu disetubuhi, total sebanyak 14 kali korban disetubuhi," katanya.
Di situ, kata Yusi, pelaku mengimingi korban diberikan uang Rp50.000 bila mau mengikuti ajakannya. Saat di kosan pelaku, korban dilecehkan dan disetubuhi berkali-kali hingga akhirnya korban diajak ke kawasan Jombang untuk berjualan bakso.
Dia menambahkan, pelaku membawa korban ke Jombang menggunakan sepeda motor. Di perjalanan, pelaku sempat singgah di kawasan Boyolali dan menggelapkan gerobak bakso milik saudagar bakso seharga Rp500.000 guna menambahkan ongkos ke Jombang.
"Korban diimingi bakal diberikan pekerjaan sebagai PRT bila mau diajak ke Jombang. Lalu, pelaku membawa korban ke Jombang naik motor, di perjalanan mampir di Boyolali, sewa kos lalu disetubuhi, begitu juga di Jombang sewa kos lalu disetubuhi, total sebanyak 14 kali korban disetubuhi," katanya.
(wib)
Lihat Juga :