Kecamatan Marbo Belum Raih ODF, Bupati Kumpulkan Camat dan Kades
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 07:38 WIB
loading...
Bupati Takalar Syamsari Kitta saat memberikan arahan terkait strategi kebijakan meraih ODF di Kecamatan Marbo. Foto: Istimewa
A
A
A
TAKALAR - Bupati Takalar Syamsari Kitta mempimpin Rapat Koordinasi dengan aparat Pemerintahan Kecamatan Marbo terkait pencapaian ODF di daerah tersebut, Kamis (1/10/ 2020).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Takalar di hadiri Asisten I Setda Kab. Takalar, Kadis Kesehatan, Camat Mangarabombang, Para Kepala desa/lurah, Ketua BPD dan Ketua LPM se-Kecamatan Marbo.
Baca Juga: Tahun ini, Seluruh Desa di Takalar Ditarget Capai ODF 100 Persen
Bupati Takalar mengatakan, pertemuan internal tersebut untuk membahas beberapa hal terkait pencapai Open Defecation Free (ODF) atau wilayah bebas buang air sembarangan di Kabupaten Takalar , peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi termasuk rencana pembangunan kawasan briket nusantara (KBN).
"Dari 10 Kecamatan se-Kabupaten Takalar , tersisa 2 Kecamatan yang belum ODF salah satunya kecamatan Marbo, untuk itu hari ini kita melakukan rapat khusus berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah desa se-menyelesaikan masalah tersebut," ungkapnya dalam rilisnya.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Takalar di hadiri Asisten I Setda Kab. Takalar, Kadis Kesehatan, Camat Mangarabombang, Para Kepala desa/lurah, Ketua BPD dan Ketua LPM se-Kecamatan Marbo.
Baca Juga: Tahun ini, Seluruh Desa di Takalar Ditarget Capai ODF 100 Persen
Bupati Takalar mengatakan, pertemuan internal tersebut untuk membahas beberapa hal terkait pencapai Open Defecation Free (ODF) atau wilayah bebas buang air sembarangan di Kabupaten Takalar , peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi termasuk rencana pembangunan kawasan briket nusantara (KBN).
"Dari 10 Kecamatan se-Kabupaten Takalar , tersisa 2 Kecamatan yang belum ODF salah satunya kecamatan Marbo, untuk itu hari ini kita melakukan rapat khusus berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah desa se-menyelesaikan masalah tersebut," ungkapnya dalam rilisnya.
Lihat Juga :