Kenalkan Kartu Tani, Bedas Alokasikan Rp50 Miliar per Tahun untuk Petani

Kamis, 01 Oktober 2020 - 19:50 WIB
loading...
Kenalkan Kartu Tani,...
Calon bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna (kanan) bersama Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda saat peluncuran Kartu PUMR di Kota Bandung. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Calon bupati Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna yang berpasangan dengan Syahrul Gunawan memperkenalkan Kartu Tani yang akan diberikan kepada para petani jika terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Bandung periode 2021-2026.

Program Kartu Tani ini merupakan program Kartu Peduli Umat Melayani Rakyat (PUMR) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Barat bagi para calon kepala daerah di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. "Kartu tani diperuntukan bagi para pelaku tani yang memiliki lahan sendiri dan masuk dalam kriteria pelaku tani yang berdomisili di Kabupaten Bandung," ujar Dadang Supriatna, Kamis (1/9/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Kang DS itu, program Kartu Tani merupakan bantuan bagi para petani dengan anggaran sebesar Rp50 miliar per tahun yang bertujuan untuk mengantisipasi banyaknya petani yang merugi. (Baca: PDIP Jabar Umumkan Nama Calon Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah 8 Kota/Kabupaten)

Dalam program Kartu Tani ini, lanjut Kang DS, pemerintah menyiapkan segala bentuk kebutuhan petani mulai dari sebelum, proses, hingga sesudah bertani. Artinya, pemerintah bakal membantu segala kebutuhan bertani hingga pemasaran hasil pertanian.

"Dengan program Kartu Tani ini, bukan berarti pemerintah ingin menghilangkan para tengkulak. Tapi, dengan program Kartu Tani ini, pemerintah harus mampu mengolaborasikan para tengkulak, sehingga ke depannya tidak ada lagi petani yang merugi di kala musim panen tiba," jelas Kang DS.

Lebih lanjut Kang DS mengatakan, Kartu Tani ini digagas berdasarkan keprihatinan terhadap kondisi para petani di Kabupaten Bandung. Dengan kondisi yang sangat strategis di bidang pertanian, masih banyak petani yang sering merugi di kala musim panen tiba karena kebinggungan memasarkan hasil pertaniannya yang dihargai murah oleh para tengkulak.

Ke depannya, kata Kang DS, lewat program Kartu Tani ini, pemerintah mampu turun tangan membantu para petani, salah satu contohnya yakni membangun kerja sama bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) dan ritel-ritel minimarket serta supermarket yang ada di Kabupaten Bandung untut turut serta memasarkan hasil pertanian para petani.

"Lewat program Kartu Tani ini, nantinya pemerintah akan memberikan ambang batas harga di kala musim panen mengalami surplus, sehingga harga jual hasil pertanian tidak akan anjlok dan pemerintah mensubsidi selisih harga jual antara petani dan tengkulak," katanya.

Kang DS menambahkan bahwa program Kartu Tani ini merupakan satu dari tiga program unggulan Kartu PUMR, selain Kartu Wirausaha dan Kartu Guru ngaji yang akan menjadi prioritas saat dirinya memimpin Kabupaten Bandung. (Baca: Pilkada Serentak: KPU PALI Nyatakan Bapaslon Petahana Memenuhi Syarat)

Diketahui, pasangan yang mengusung jargon Bersama Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan (Bedas) ini diusung oleh PKB di ajang Pilkada Serentak Kabupaten Bandung 2020. Selain PKB, partai pengusung lainnya, yakni Nasional Demokrat (NasDem), Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selain diusung oleh empat partai politik (parpol) besar pemilik kursi di DPRD Kabupaten Bandung itu, Bedas juga didukung penuh lima parpol non-parlemen, termasuk Partai Persatuan Indonesia (Perindo).
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Berita Terkini
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved