Dinkes DKI Klaim Kluster Penyebaran Covid-19 di Perkantoran Turun

Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:26 WIB
loading...
Dinkes DKI Klaim Kluster...
Perkantoran di DKI Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta klaim angka penyebaran Covid-19 di perkantoran turun selama diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat, Senin 14 September 2020. Klaster perkantoran yang pada masa PSBB transisi mencapai 7,2 persen kini turun menjadi 4,5 persen.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama, mengatakan, pada masa PSBB transisi itu biasanya proporsi penyebaran Covid-19 di perkantoran mencapai 7,2 Persen. Namun, dalam sepekan terkahir menunjukan adanya penurunan.

"Satu minggu terakhir proporsi perkantoran hanya 4,5 persen," kata Ngabila kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/10/2020). (Baca juga: Kesulitan Awasi Kluster Perkantoran, DKI Lakukan Operasi Yustisi Setiap Senin )

Pada masa PSBB ketat, Pemprov DKI hanya memperkenankan jumlah pegawai yang masuk kerja dalam sehari 25 persen dari total karyawan yang ada. Apabila melanggar, kantor bersangkutan bakal disanksi dengan penutupan operasional selama beberapa hari.

Lalu bagi perkantoran yang ditemukan kasus corona bakal ditutup seluruhnya selama tiga hari untuk mensterilkan tempat kerja tersebut. (Baca juga: Bima Arya: Kasus Positif COVID-19 di Kota Bogor Didominasi Klaster Perkantoran )

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi, (Disnakertrans) DKI, Andri Yansyah mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 di perkantoran.Di antaranya yaitu,melakukan sosialisasi untuk memberi kesadaran kepada pengelola perkantoran supaya menerapkan protokol kesehatan kepada 1.100 pengelola perkantoran swasta, 1.300 Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang juga menjadi adalah Satgas Covid-19 internal perusahaan, dan 100 manajemen kantor perbankan.

"Awalnya pola sosialisasi hanya melalui asosiasi seperti Kadin dan Apindo, sekarang saya membuka diri ngobrol bareng dengan pengusaha yang terlibat langsung. Kami lakukan secara masif melalui webinar, dan ternyata responsnya positif," pungkasnya. (Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, 208 Perkantoran Ditutup Sementara Selama PSBB Ketat )
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
Rekomendasi
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Segera Dibuka, Begini...
Segera Dibuka, Begini Ketentuan dan Jadwal Jalur Domisili di SPMB Jakarta 2026
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved