Usut Tuntas Vandalisme Musala dan Perobekan Alquran di Tangerang
Kamis, 01 Oktober 2020 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Akibat aksi tersebut, musala sempat tidak bisa digunakan untuk salat asar. Namun, setelah dilakukan olah TKP oleh polisi, coretan piloks hitam di dinding dan lantai musala langsung dibersihkan dengan tiner.
Pelaku perobek Alquran dan validasi diketahui bersama Satrio, berusia 18 tahun, mahasiswa perguruan tinggi swasta. Warga Jalan Rasamala Raya, RT 005/008, Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu diketahui waras atau tidak gila.
Kapolsek Pasar Kemis AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, pelaku melakukan aksi merobek Alquran dan mencoret-coret dinding musala seorang diri. “Pelaku sudah diamankan,” ujar Fikri.
Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan ada tanda-tanda gangguan kejiwaan atau stres terhadap pelaku. Sejumlah pertanyaan yang diajukan juga dijawabnya dengan lancar. “Tidak stres. Saat diajak komunikasi juga nyambung, dan tidak ada masalah dengan kejiwaannya. Pelaku mahasiswa,” ungkapnya. (Baca juga: Pneumonia Butuh Penanganan Serius)
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengecam aksi vandalisme dan perobekan Alquran tersebut. Menurutnya, jika ada kasus serupa, langsung laporkan kepada pihak berwajib. Masyarakat pun diminta jangan main hakim sendiri dan tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terperangkap politik pecah belah antarumat.
Pelaku perobek Alquran dan validasi diketahui bersama Satrio, berusia 18 tahun, mahasiswa perguruan tinggi swasta. Warga Jalan Rasamala Raya, RT 005/008, Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu diketahui waras atau tidak gila.
Kapolsek Pasar Kemis AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, pelaku melakukan aksi merobek Alquran dan mencoret-coret dinding musala seorang diri. “Pelaku sudah diamankan,” ujar Fikri.
Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan ada tanda-tanda gangguan kejiwaan atau stres terhadap pelaku. Sejumlah pertanyaan yang diajukan juga dijawabnya dengan lancar. “Tidak stres. Saat diajak komunikasi juga nyambung, dan tidak ada masalah dengan kejiwaannya. Pelaku mahasiswa,” ungkapnya. (Baca juga: Pneumonia Butuh Penanganan Serius)
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengecam aksi vandalisme dan perobekan Alquran tersebut. Menurutnya, jika ada kasus serupa, langsung laporkan kepada pihak berwajib. Masyarakat pun diminta jangan main hakim sendiri dan tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terperangkap politik pecah belah antarumat.
Lihat Juga :