Gembong Narkoba Kabur, Legislator Duga Ada Keterlibatan Orang dalam

Selasa, 29 September 2020 - 17:02 WIB
loading...
Gembong Narkoba Kabur,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus kaburnya gembong narkoba asal China, Cai Ji Fan (53) dari Lapas Kelas 1 Tangerang diduga lantaran terpidana mati itu mendapatkan “blue print” dari pejabat terkait. Pasalnya, dengan mudahnya bandar narkoba ini menggali lubang yang bisa tembus hingga ke saluran air pemukiman warga.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding. Dia juga menduga kaburnya Cai Changpan alias Cai Ji Fan ini ada kaitannya dengan orang dalam. Pasalnya, dengan mudahnya terpidana mati ini kabur dari dalam penjara dengan tahu letak bangunan dan kondisi tanah yang ada dibawahnya.

"Kalau kita melihat penggalian lubang oleh napi hukuman mati itu penuh dengan kejanggalan. Gali lubang kebawah dengan kedalaman 3 meter, diameter 1,5 meter, lalu panjang keluar sejauh 25 meter sampai 30 meter, itu sudah dirancang dengan baik. Pasnya lagi, bahwa di ujung galian keluar di ujung got perumahan," katanya, Selasa (29/9/2020). (Baca juga: Gembong Narkoba Kabur, Polda Metro Bentuk Tim Khusus )

Dari pelarian itu, Sarifuddin menilai, hal itu sudah sangat terencana dengan baik dan matang dengan dukungan orang dalam. Pasalnya, bila memang tidak memiliki blue print, pastinya akan tersasar kemana-mana. "Sehingga memang kita juga beranggapan ini satu hal yang tidak mungkin dilakukan oleh napi, ketika tidak ada orang yang didalamnya yang melakukan kerja sama," ujarnya.

Dikatakan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, saat dirinya melihat kondisi lapas sendiri, di kamarnya juga kita tidak temukan bekas galian tanah. Karena bila seandainya galian sedalam 3 meter dengan panjang 25 meter pastinya ada bekas galian, itu dikemanakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapoksi Komisi III Fraksi...
Kapoksi Komisi III Fraksi Gerindra Apresiasi BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Rekomendasi
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Berita Terkini
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved