Pangdam IV: Bintara Harus Miliki Kemampuan Pengetahuan Taktis dan Teknis Militer
Selasa, 29 September 2020 - 09:51 WIB
loading...
Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD TA. 2020 di Gedung S. Parman Secaba Rindam IV/Diponegoro, Magelang. Foto/Dok Pendam IV/Diponegoro
A
A
A
MAGELANG - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari melalui Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tarsono membuka secara resmi upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA. 2020 di Gedung S. Parman Secaba Rindam IV/Diponegoro, Kota Magelang, Senin (28/9/2020).
Dengan dibukanya pendidikan ini maka seluruh prajurit siswa harus memahami bahwa Bintara merupakan pemimpin satuan setingkat Komandan Regu yang memikul tugas dan tanggung jawab cukup berat.
Para prajurit siswa harus mulai belajar untuk mengenal bentuk kehidupan baru sebagai prajurit TNI AD. Di sana mereka akan ditempa baik mental maupun fisik untuk membentuk mindset atau pola pikir sebagai seorang prajurit.
Melalui amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai merupakan suatu kebanggaan sekaligus kehormatan yang wajib disyukuri dan dipertanggungjawabkan.
“Wujud pertanggungjawaban itu adalah dengan berusaha untuk menempuh pendidikan ini secara serius dan sepenuh hati, disertai tekad dan semangat yang bulat untuk dapat mengikuti seluruh program pendidikan yang telah dijadwalkan” tegasnya.
Menurutnya, seorang Bintara memiliki kedudukan yang sangat penting sehingga dituntut memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang pengetahuan umum maupun pengetahuan taktis dan teknis militer.
Selain itu, seorang bintara sebagai salah satu tulang punggung satuan harus mampu mencerminkan dirinya sebagai sosok prajurit profesional serta dapat mencerminkan perilaku keteladanan yang patut dicontoh.
Dengan dibukanya pendidikan ini maka seluruh prajurit siswa harus memahami bahwa Bintara merupakan pemimpin satuan setingkat Komandan Regu yang memikul tugas dan tanggung jawab cukup berat.
Para prajurit siswa harus mulai belajar untuk mengenal bentuk kehidupan baru sebagai prajurit TNI AD. Di sana mereka akan ditempa baik mental maupun fisik untuk membentuk mindset atau pola pikir sebagai seorang prajurit.
Melalui amanatnya, Pangdam menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai merupakan suatu kebanggaan sekaligus kehormatan yang wajib disyukuri dan dipertanggungjawabkan.
“Wujud pertanggungjawaban itu adalah dengan berusaha untuk menempuh pendidikan ini secara serius dan sepenuh hati, disertai tekad dan semangat yang bulat untuk dapat mengikuti seluruh program pendidikan yang telah dijadwalkan” tegasnya.
Menurutnya, seorang Bintara memiliki kedudukan yang sangat penting sehingga dituntut memiliki kemampuan yang lebih baik di bidang pengetahuan umum maupun pengetahuan taktis dan teknis militer.
Selain itu, seorang bintara sebagai salah satu tulang punggung satuan harus mampu mencerminkan dirinya sebagai sosok prajurit profesional serta dapat mencerminkan perilaku keteladanan yang patut dicontoh.
Lihat Juga :