Di Medan RIK Bilang Kineja Erick Thohir Paten Kali Bah!
Senin, 28 September 2020 - 16:28 WIB
loading...
Salah satu spanduk sebagai bentuk dukungan untuk Menteri BUMN, Erick Thohir dipasang di Kota Medan, Senin (28/9/2020). (Foto/ist)
A
A
A
MEDAN - Kebijakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memperbaiki kinerja BUMN dinilai relawan Jokowi Relawan Indonesia Kerja (RIK) sudah berada di jalur yang tepat.
Kinerja Erick di Kementerian BUMN dalam merombak birokrasi atau jabatan eselon yang membuat gerakan BUMN melambat bahkan sudah dipotong Erick.
Wakil Ketua Umum DPP RIK, Victor Pakpahan mengatakan sejak Erick membongkar kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan memberhentikan mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara dan beberapa pihak bermasalah di maskapai penerbangan pelat merah itu.
Lalu membongkar permainan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang merugikan nasabah sekitar Rp16 triliun, dan permainan mafia alat kesehatan ditengah wabah Covid-19, serangan kepada Erick Thohir makin gencar. (BACA JUGA: Perwira Polri Gelar Pesta Meriah di Masa Pandemi COVID-19, Kapolda Sumut: Nanti Kami Cek!)
"Kami DPP RIK melihat upaya penggembosan kepada Erick Thohir berlatar belakang kedua hal tersebut dan masalah lain soal mengakomodir bisnis kelompok tertentu di BUMN yang terganggu akibat keberanian Erick Thohir," ujar Victor di Medan, Senin (28/9/2020).
Niat Erick yang juga berencana memangkas anak usaha perusahaan BUMN yang tak sesuai dengan bidang kerjanya, menurut Victor, membuat sejumlah pihak yang selama ini nyaman menjadi tergganggu.
Kinerja Erick di Kementerian BUMN dalam merombak birokrasi atau jabatan eselon yang membuat gerakan BUMN melambat bahkan sudah dipotong Erick.
Wakil Ketua Umum DPP RIK, Victor Pakpahan mengatakan sejak Erick membongkar kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan memberhentikan mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara dan beberapa pihak bermasalah di maskapai penerbangan pelat merah itu.
Lalu membongkar permainan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang merugikan nasabah sekitar Rp16 triliun, dan permainan mafia alat kesehatan ditengah wabah Covid-19, serangan kepada Erick Thohir makin gencar. (BACA JUGA: Perwira Polri Gelar Pesta Meriah di Masa Pandemi COVID-19, Kapolda Sumut: Nanti Kami Cek!)
"Kami DPP RIK melihat upaya penggembosan kepada Erick Thohir berlatar belakang kedua hal tersebut dan masalah lain soal mengakomodir bisnis kelompok tertentu di BUMN yang terganggu akibat keberanian Erick Thohir," ujar Victor di Medan, Senin (28/9/2020).
Niat Erick yang juga berencana memangkas anak usaha perusahaan BUMN yang tak sesuai dengan bidang kerjanya, menurut Victor, membuat sejumlah pihak yang selama ini nyaman menjadi tergganggu.
Lihat Juga :