Karomah Mbah Ud, Ulama dari Pagerwojo Sidoarjo

Senin, 28 September 2020 - 05:00 WIB
loading...
Karomah Mbah Ud, Ulama...
KH. Ali Masud.Foto/ist
A A A
SIDOARJO - KH. Ali Mas'ud atau lebih dikenal dengan panggilan Mbah Ud, merupakan salah satu ulama yang diberi pangkat kewalian. Hingga sekarang, kisah hidup ulama yang wafat pada 1979 ini masih diperbincangkan masyarakat.

Kuburannya di Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo , Jawa Timur, masih ramai dikunjungi orang dari berbagai penjuru Jawa Timur. Terutama malam Jumat Legi, kuburan yang berada di areal Makam Islam Pagerwojo, sangat ramai para peziarah.

Banyak riwayat cerita yang berkembang di masyarakat yang mengetahui siapa sebenarnya Mbah Ud. Ulama yang dikenal memiliki karomah. Mbah Ud punya kebiasaan yang tidak biasa. Tak pernah betah di rumah, keliling dari rumah ke rumah. Konon ceritanya, jika ada rumah yang didatangi Mbah Ud, oleh warga dijadikan penanda atau peringatan bagi pemilik rumah.

Sepanjang hidupnya, Mbah Ud dikenal sangat ringan tangan. Menjadi rujukan para kiai di Jawa Timur untuk memecahkan problematika umat Islam. Mbah Ud ikut berkiprah menyebarkan Islam dengan berdakwah kepada tamu-tamu yang datang ke rumahnya.

(Baca juga: Keajaiban Kayangan Api, Tempat Semedi Pembuat Keris Majapahit )

Dia memang tak membangun pesantren, tapi muridnya tersebar di penjuru Jawa dan luar Jawa. Menurut Hidayatullah, salah satu cucu keponakan Mbah Ud, kakeknya memang tidak mau langsung membuka pesantren.

Karomah Mbah Ud, Ulama dari Pagerwojo Sidoarjo


”Kalau menyiarkan agama Islam secara langsung tidak, tapi beliau memberi wejangan kepada siapa pun tamunya yang datang. Beliau juga menjadi rujukan kiai yang ada di Jawa Timur untuk memecahkan masalah terkait agama Islam,” jelasnya mengutip Laduni.id.

Menurutnya, Mbah Ud, lahir pada 1908 di Sidoarjo. Ali Mas’ud kecil yang masih berusia 5 tahun sudah menunjukkan kelebihannya. Dia tidak pernah sekolah, tidak bisa membaca dan menulis. Namun bisa membaca Alquran dan kitab-kitab lainnya sehingga wajar, kalau beliau jadi rujukan kiai di Jawa Timur untuk memecahkan masalah keislaman.

”Gus Ud mempunyai Ilmu Laduni sehingga beliau mempunyai kelebihan dibanding orang lain pada kebanyakan. Sampai beliau wafat pada 1979 sampai sekarang, banyak yang berziarah ke makamnya. Terutama malam Jumat Legi,” papar Hidayatullah.

Bagi warga Sidoarjo, Mbah Ud merupakan ulama yang tidak menyandang gelar. Pasalnya, sebagai orang yang mempunyai kelebihan, dia tidak mau menunjukkan. Bahkan, dalam turut menyiarkan agama Islam, dia menggunakan kelebihannya itu untuk memberi pemahaman bagi umat muslim dan nonmuslim.

Diceritakan, Mbah Ud pernah menulis surat ke KH Rodi, Krian, terkait permasalahan yang ditanyakan. Karena dia tidak bisa menulis, di atas kertas putih dia torehkan pensil membentuk garis bergelombang. Anehnya, KH Rodi bisa mengerti guratan pensil yang dibubuhkan oleh Mbah Ud.

Warga yang lain menyebut, Mbah Ud bukan hanya ulama yang mempunyai kelebihan, bisa mengobati orang sakit dan kelebihan lainnya. Namun, beliau juga ikut menyiarkan Islam melalui pemikirannya

Banyak cerita yang mengatakan jika Mbah Ud adalah Wali Allah yang Jadzab, yang artinya suatu maqom atau keadaan di luar kesadaran seseorang.

Suatu ketika, rumah salah seorang warga Kauman, Sidoarjo didatangi Mbah Ud. Tanpa basa basi Mbah Ud nyelonong masuk rumah. Di rumah itu ternyata ada salah satu keluarganya meninggal dunia. Tiba-tiba saja Mbah Ud mengucap "Husnul Khotimah". Ucapan yang berarti mati dalam keadaan terbaik ini terlontar beberapa kali dari mulutnya. Setelah itu Mbah Ud langsung pergi dari rumah orang tersebut.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Karomah Khalid bin Walid,...
Karomah Khalid bin Walid, Si Pedang Allah yang Tak Mempan Diracun
Kedudukan Ibu dan Karamah...
Kedudukan Ibu dan Karamah untuk Anak-anaknya yang Dikisahkan Al-Qur'an
Sosok Ibu dalam Islam,...
Sosok Ibu dalam Islam, Dimuliakan dan Diberi Karamah Khusus oleh Allah Ta'ala
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Berita Terkini
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved