Terpidana Mati Kabur, Kakanwil Kemenkumham Banten Terancam Dicopot

Jum'at, 25 September 2020 - 21:30 WIB
loading...
Terpidana Mati Kabur,...
Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS Kemenkumham Tejo Harwanto (tengah).Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Penyelidikan atas kasus kaburnya terpidana mati Cai Changpan dari Lapas Kelas I Tangerang membuat Kakanwil Kemenkumham Banten Andika Dwi Prasetya terancam dicopot dari jabatannya. Saat ini Polda Metro Jaya bersama Badan Nasional Narkotika (BNN) tengah menyelidiki keterlibatan oknum Ditjen PAS atas kaburnya Cai Changpan alias Cai Ji Fan.

Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS Kemenkumham Tejo Harwanto mengatakan, ada dugaan keterlibatan oknum petugas dalam kasus kaburnya Cai Changpan dari Lapas Kelas I Kota Tangerang."Semuanya, semua (pejabat) yang terkait akan diperiksa. Dari Ditjen PAS sudah memeriksa beberapa pejabat termasuk Kalapas Klas I Tangerang," kata Tejo di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (25/9/2020).

Tejo menuturkan, jika hasil penyelidikan Polda Metro Jaya bersama BNN menunjukkan ada keterlibatan pejabat terkait dalam hal ini Kalapas Kelas I Tangerang Jumadi. Secara otomatis posisi Kakanwil Kemenkumham Banten Andika terancam lengser. Sebab, lanjut dia, Menkumham Yasonna Laoly pernah menegaskan bahwa dua tingkat jabatan dari oknum jajaran Kemenkumham yang melakukan pelanggaran otomatis akan berhentikan.

Kasus tersebut pernah terjadi saat Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar praktik penyalahgunaan wewenang terhadap Napi Sukamiskin yang melibatkan Kalapas. Atas temuan itu akhirnya Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat Indro Purwoko beserta Kadiv PAS Kemenkumham Jawa Barat Alfi Zahri diberhentikan dari jabatannya pada tahun 2018 silam.

"Jadi kita serahkan kalau memang nanti dipandang setelah dilakukan penyelidikan, pengungkapan ada keterlibatan ya kalau ranah pidana ya akan dipidanakan," ujarnya. (Baca: Gembong Narkotika Asal China Kabur, 13 Pegawai Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa)

Kasus pelarian Cai Changpan setidaknya kembali mencoreng nama instansi Lapas, karena dianggap tidak mampu memberikan pengawasan terhadap narapidana khusus narkotika yang sudah dijatuhi hukuman mati. Oleh karena itu, Ditjen Pas meminta bantuan kepada Polda Metro Jaya dan BNN untuk menangkap kembali Cai Changpan berhasil kabur dengan cara menggali lubang di Lapas Kelas I Kota Tangerang."Jadi Kepolisian dan BNN, kita minta tolong koordinasi untuk dapat dilakukan pencarian karena saya yakini, kami yakini bahwa kepastian Kepolisian dan BNN memiliki itu untuk melakukan pencarian," pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Kasus Ratu Gembong Narkoba...
Kasus Ratu Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan BNN ke Kejaksaan
Polisi Tangkap Bendahara...
Polisi Tangkap Bendahara Bandar Narkoba Koh Erwin di Mataram
Rekomendasi
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved