Lawan Kotak Kosong, Hendi: Tantangannya Yakinkan Masyarakat Datang ke TPS
Kamis, 24 September 2020 - 09:37 WIB
loading...
Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Hendi - Ita saat menerima surat keputusan KPU Kota Semarang sebagai calon tunggal Pilkada 2020. Foto: Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Hendrar Prihadi - Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi - Ita) telah ditetapkan sebagai peserta tunggal pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 . Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota petahana itu akan berlaga melawan kotak kosong dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Semarang yang akan digelar pada 9 Desember 2020 nanti.
Disamping itu, Hendi - Ita juga akan menghadapi tantangan berat karena pesta demokrasi tersebut diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19. Sebab untuk meyakinkan masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dalam situasi pandemi COVID-19 tidak mudah.(Baca juga : Calon Tunggal Pilkada Kurangi Kesempatan Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik )
"Situasi pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan warga datang ke tempat pemungutan suara. Setelah kami ditetapkan sebagai calon tunggal, maka tugas kami selanjutnya adalah meyakinkan masyarakat agar datang ke TPS dan memastikan mereka pulang dalam kondisi sehat," kata Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (24/9/2020).
Disinggung terkait program kampanye yang akan dijalankan, Hendi menjelaskan jika pihaknya akan mengoptimalkan kampanye secara virtual. (Baca juga : Calon Tunggal di Pilkada Dinilai Jadi Preseden Buruk Demokrasi )
"Kita berencana minimal satu kali akan mengadakan rapat akbar virtual yang diikuti oleh seluruh kader partai pengusung dan relawan yang akan mengikuti dari rumah masing-masing, ini sesuai dengan instruksi dari KPU," jelas Hendi.
Disamping itu, Hendi - Ita juga akan menghadapi tantangan berat karena pesta demokrasi tersebut diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19. Sebab untuk meyakinkan masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dalam situasi pandemi COVID-19 tidak mudah.(Baca juga : Calon Tunggal Pilkada Kurangi Kesempatan Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik )
"Situasi pandemi COVID-19 menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan warga datang ke tempat pemungutan suara. Setelah kami ditetapkan sebagai calon tunggal, maka tugas kami selanjutnya adalah meyakinkan masyarakat agar datang ke TPS dan memastikan mereka pulang dalam kondisi sehat," kata Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (24/9/2020).
Disinggung terkait program kampanye yang akan dijalankan, Hendi menjelaskan jika pihaknya akan mengoptimalkan kampanye secara virtual. (Baca juga : Calon Tunggal di Pilkada Dinilai Jadi Preseden Buruk Demokrasi )
"Kita berencana minimal satu kali akan mengadakan rapat akbar virtual yang diikuti oleh seluruh kader partai pengusung dan relawan yang akan mengikuti dari rumah masing-masing, ini sesuai dengan instruksi dari KPU," jelas Hendi.
Lihat Juga :